Posts Tagged ‘suzuki satria fu’


Alhamdulillah,

fu adit

Bersyukur selalu diperbanyak tali silaturahmi dengan orang-orang baik.

Adalah Mr.A kini menjadi seperti saudara dengan salah satu asisten ahli kami, begitu akrab karena motornya udah sukses di ledak kan menjadi 36dk. Tidak main-main dana yang di alokasikan, pula keseriusan  dan tanggung jawab kami dalam tuning. Karena amanahnya adalah supaya modifikasi nya ini menjadi berkah dan ilmu nya bisa ditularkan, siapa tahu bisa dikembangkan lagi oleh teman-teman diluar sana ^_^ Karena kami akan dengan senang hati membantu riset kalian…

Selalu andalan kami adalah memulai dari penguatan bak tengah alias area cranckase. Dengan membelah total, re-build dilakukan dengan menggeser big-end ke atas, alias melakukan stroke up. Big end FU yang ber diameter 30mm dilengserkan dengan big end stang yamaha RX-KING yang berdiameter 28mm. Dengan titik pusat  yang lebih kecil dan lebih menepi, berbanding dengan daun kruk as besar- menurut teorinya hal ini akan menghasilkan daya puntir lebih besar menghasilkan torsi. Langkah naik turun piston kini diperpanjang menjadi 55 milimeter. Panjang stang fu 102,5 mm, sedangn rxking 100mm, selisih 2mm menurut kalkulasi kami masih sangat aman. Karena perbandingan ROD TO STROKE ratio masih di angka 1,8 : 1 , itu artinya mungkin kita akan kehilangan sedikit kemampuan mengail RPM tinggi, namun yakin akan torsi yang melimpah di putaran bawah dan menengah. Tapi kalau dipikir-pikir jupiter z balap saja masih di angka 1,7 dan bisa mengail RPM hingga 15,000 RPM dengan aman, apalagi cuma motor harian yang bekerja dibawah 13,000 RPM. Hehehe… Lha itu mekanik suzuki juga agak lebai bikin perbandingan panjang stang dengan stroke nya.

fu,,jpg

Langkah selanjutnya yang dilakukan mbah Barjo adalah BORE UP!! Yeeeaaa… Bore up adalah favorit kami dalam modifikasi. Naik motor belum kerasa enjoy kalau enggak di bore up. Tak mau tanggung, set piston LHK Thailand diboyong ke dalam silinder hingga membengkak 10 milimeter dari diameter standardnya. Setelah dihitung, kapasitas mesin terbaru 225cc. Modal torque 23 n.m , paling tidak perkiraan kami bisa menghasilkan tenaga maksimum 32 dk nantinya 🙂 Piston LHK ini dipilih supaya lebih awet untuk harian, untuk balap aja awet apalagi cuma dipakai jalan-jalan di macet kota 😀 Lagipula top piston lebih rendah dari standar sehingga tampak luar tetap standard. Manis !

Kepala Cylinder langsung dirubah konfigurasi nya menjadii katup 27/ 23 , Bahan dipilih dari katup BAJAJ PULSAR 220 cc. Kapasitas mesin sama, jadi dijamin ke awetan nya 😀 Dengan batang stem 4,5mm , membuat aliran udara dan bahan bakar melalui lubang porting lebih lega tidak terhalang batang klep yang besar. Ditimbang dari sisi mekanikal, klep bajaj pulsar ini sangat istimewa, selain kuat juga ringan, sehingga tidak diperlukan pir klep yang keras. Maka pir klep FXR made in Japan dijadikan andalan mengembalikan payung klep pada kedudukannya.

barjo lagi porting

Porting oleh mbah barjo dihajar habis, utamanya pada lubang buang yang dilebarkan. Ini seperti prinsip super kips pengennya , biar sisa bahan bakar terbuang habis – bis – bis – bos –  bus – bes – bas 😀 Lubang intake dibuat selebar 31 mm bulat , digamit manifold koso, sedangkan bowl area dibuat 90 % diameter klep. Tidak lupa punggung klep terkena modifikasi, istilah teknis kerennya adalah : BACK CUT! Alias Dibubut Belakangnya.

Noken as ditambal las , kemudian di profil ulang oleh pak Indra dan ditata pada bukaan 50-27 untuk klep intake. Sedangkan durasi exhaust sengaja dibuat lebih besar dari intake, memiliki phase 52-29. Pada saat proses Overlaping diukur klep intake terangkat setinggi 2,7 mm, sedangkan overlaping exhaust 2,9 mm, lho exos nya lebih tinggi. Belum berakhir Puncak Lift exos nya dibuat lebih tinggi – Lift Ex 8,4 mm, sedangkan Lift In 8,1mm. Intinya kita lagi tergila-gila riset pembuangan gara-gara Ninja. Wkwkwkw…. Belum lagi Sisa ledakan dikawal oleh Knalpot WRX stainless spesial dari jepang sehingga jelas lebih PLONG dan lebih tahan panas mesin bore up.

setup

Tidak lupa kompresi tetap diwajibkan ditekan pada angka 12 : 1 , supaya tetap bisa dimakan pertamax. Takut kurang padat?! Karburator kami pasang PWK AIRSTRIKER ber venturi 35 mm SUDCO USA. Kombinasi jetting yang disempurnakan diatas mesin DYNOTEST, ketemu ukuran PJ 52, MJ 125. Tidak lupa kombinasi Jarum kita ambil dari karburator PJ 34 untuk menstabilkan sinyal karburator. Menanggapi pasokan bahan bakar yang melimpah CDI REXTOR PRODRAG di komando membakar pasokan bahan-bakar pada 39 derajat sebelum TMA. Mengapa begitu tinggi ? Karena durasi noken as relatif besar, serta perbandingan kompresi rendah, kami membutuhkan pemajuan pengapian untuk meningkatkan torsi. Selain berfungsi meningkatnya torsi – memajukan timing pengapian mempercepat pula akselerasi putaran mesin. Kalau RPM mesin nggak terbuka habis, maka percuma saja karkter seperti ini tidak disukai oleh pebalap kami, Sona Yanmar, yang dititah kan sebagai test driver.

Sebenernya ga beda jauh dari FU yang 32 dk, cuma tambahan ekstra 4dk ini dari barang-barang yang lebih baik kualitasnya, sehingga lebih memudahkan mekanik menghasilkan tenaga lebih besar. Dibawa ke Kenjeran surabaya , dalam beberapa kali seting ketemu waktu terbaik 8,2  detik. Kenapa timer nya belum maksimal?  Karena motornya lebih banyak terbang di udara dari pada melekat lurus ke aspal wakakkaa… kasian kena rasio standard, pebalapnya sulit mengontrol tenaga dan hentakan kampas suzuki RGR dan pir kopling racing bee. Dipasang NOS aja lah sekalian bos Hahaha… Tapi apapun…

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho... :D

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho… 😀

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! JALIN PERSAUDARAAN DALAM MODIFIKASI ^_^

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5511f334 / 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsby 

 

Iklan

http://m.maniakmotor.com/index.php/tips-s/8581-tips-motor-kohar-suzuki-fu-cdi-knalpot-standart-porting-model-pantat

image

Alhamdulillah,

Ini adalah sebuah karya siswa kursus privat modifikasi RAT dari bandung yang diliput maniak motor. Sengaja kami tulis ulang supaya dapat menjadi kenangan tersendiri di blog RAT dan lebih menyebar luas tentunya virus modifikasi RAT hihihi…

image

ManiakMotor – Coba disajikan lagi tips korek Satria FU yang mudah dan aman. Konsepnya memang buat harian. Acuannya dari R.A.T Motorsport Di Jl. By pass Juanda Sidoarjo, Jatim. “Judulnya kohar maka CDI dipakai masih bawaan pabrik. Ini untuk amannya putaran mesin agar awet. Knalpot pakai silincer standar yang sikit dimodif suaranya tidak terlalu berisik,” cerita Swega dari R.A.T yang punya bodi ‘gede’ itu.

image

Benno bertuga mengorek

Dengan CDI standart peak power FU harus keluar di bawah 12.000 rpm sebelum limiternya aktif. Cara pertama yang ditempuh tentu mendongkrak kapasitas mesin lewat bore-up. Pilihannya jatuh pada piston ori Yamaha Scorpio berdiameter 70 mm (oversize 0).

image

Data dyno bisa 28 dk sebelum limiter

“Piston dibubut ulang, sekalian dibikin dome 1,5 mm agar kompresi ketemu 11,5:1 dan cocok minum pertamax,” urai Benno. Doi adalah siswa kursus modifikasi dari Bandung, Jabar binaan Swega. Gosipnya Benno diajarin modif mesin sedang gurunya minta diajarin ngerayu mojang Priyangan, hehehe…

Kapasaitasnya sekarang 187 cc. Untuk itu asupan bahan bakar kudu ikut dipermak. Klep aslinya dilengserkan dan diganti klep milik Bajaj Pulsar yang punya diameter 25 mm in dan out 22 mm. “Lalu porting in dibentuk model ‘pantat’ dengan lebar 28 mm dan tinggi 25 mm,” terang Benno sambil tunjuk gambar porting yang memang mirip ‘bokong’ si bos, hahaaa…

image

Noken as dikasih bearing supaya ringan

Ditunjang pula dengan noken as yang benjolan in dan out-nya diukir ulang pakai gerinda. Ya ketemunya durasi aman alias 255o dengan buka-tutup 50°/25° dan lift 8, 1mm. Ini pun mudah, karena hanya bagian pantat kem yang digerinda tipis.

image

Belajar bersama…

Selain itu agar proses transfer daya tersalur sempurna ke roda area kopling ikut dipermak. Kampas kopling pasang milik Suzuki RGR 150 dikawinkan dengan per kopling CLD. Terakhir pakai leher knalpot model C untuk tipe 200 cc. Sedang silincer cukup dilepas sekatnya lantas diganti pipa full ram yang dililit glasswool. Sedang pasokan bahan bakar dilayani PWK 28 mm berlabel KTC dengan komposisi pilot-jet 45 dan main-jet 115.

image

Ini alat gerinda noken as fu by RAT paling sakti

Hasilnya……. tarikan motor layaknya 2-tak. Akselerasi ke peak limiter sangat cepat di tiap gigi, begitu juga grafik torsi dan tenaga menari bersamaan ke puncak rpm. Benar saja saat si FU naik meja dyno terekam tenaganya 28,6 dk​@​10.754 rpm dan puncak torsi 19,2 N/M​@​10.240 rpm. Yang nggak mau ribet ya silakan order langsung ke R.A.T lewat pin 264ACA8D telp 081703535093. Jangan lupa bilang dari pembaca setia maniakmotor.com. GS

image

Tetap Sehat!! Tetap Semangat!! Supaya bisa Modifikasi mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda No.17
Sidoarjo – Jawa timur
085645577007
264aca8d / 5511f334
fb : ratmotorsport sby
ig : ratmotorsby
google us : rat motorsport indonesia
http://www.ratmotorsport.wordpress.com


Alhamdulillah…

image

Semakin dipertemukan oleh banyak saudara pecinta suzuki satria fu kencang. Pula bertambah ilmu modifikasi kami, karena keahlian dimulai dari sebuah ketekunan dan dari catatan pelajaran-pelajaran sebelumnya. Metode mana yang berdaya guna dan mana kesalahan yang perlu diperbaiki. Karena manusia pasti tak luput dari kesalahan, dan yang mau mengakui kesalahan serta belajar darinya lah yang membentuk karakter hebat.

image

Adalah mr A mahasiswa teknik elektro ITS yang punya hobby modifikasi mesin datang berkunjung ke laboratorium Rat Motorsport Surabaya. Memboyong motor suzuki satria fu 150 hitam nya, doi minta paket modifikasi kilat karena motor nya harus dipakai kuliah setiap hari. Namun kilat bukan berarti asal-asalan, maunya yang istimewa. Setelah berunding akhirnya disetujui pola yang diinginkan maka sang motor ditinggal.

image

Dengan dana 4jtan akhirnya mesin dibongkar, cylinderhead diperotolin habis. Kemudian bor tuner foredom diayunkan , membentuk arsiran baru di alur porting. Pada sisi area yang bertemu intake manifold kita tuner membentuk radius sekitar 1mm rata. Seperti apa yang dikatakan david vizard & dibuktikan dengan mesin flowbench model porting seperti ini mesin bisa menghisap udara dari banyak area. Seolah-olah diberi velocity stack, jadi debit di ruang porting semakin padat. Seperti ilustrasi dibawah ini..

image

image

Kemudian siwa kursus modifikasi kami melanjutkan kreasinya menelusuri porting. Pada bowl area , seating klep langsung dileburkan dengan porting. Side kanan kiri bosh klep langsung dibuat 0,90 % dari diameter klep untuk motor harian. Jadi masih berada di ukuran 20mm. Kenapa tidak 100% , karena nanti powerband terlalu bergeser di rpm atas dan membutuhkan kompresi diatas 12 : 1 untuk menyalakannya.

image

Dengan porting relatif kecil, kita bisa dapat strong powerband diatas 6,000 rpm tanpa mengorbankan yang bawah. Hasil pengukuran diatas meja flowbench juga menunjukkan peningkatan optimum 65 cfm dengan estimasi 25 horsepower lebih pada lift 8mm. Tapi nanti rencananya kita nanti masih uji pakai noken as std yang hanya ditata ulang shiem nya. Jadi mungkin output akan turun dari perkiraannya. SeNdainya kompresi ditekan tinggi dan cam dioptimalkan, bukan tak mungkin tenaganya melejit seperti motor indoprix kelas 150cc.

image

Porting buang cukup diselaraskan. Kanan kiri bosh klep dibuat kecil saja masing-masing 17mm. Kemudian melebar membesar hingga diujung knalpot.

image

Kelar porting , punggung klep dibubut ulang membentuk 30 derajat. Angka ini juga didapat dari riset diatas meja flowbench, karena perbedaan sudut akan menghasilkan efek velocity udara keluar dari porting menuju ke silinder.

Karbu dipilih keluaran thailand pe28mm. Seandainya ada dana lebih pasti saya sarankan pakai pwk ktc dengan nozle yg diganti 18 lubang. Bikin lebih bertenaga dan berakselerasi.

image

Setingan spuyer ditata diatas meja dynotest. Ketemu patokan lumayan, pj 52 / mj 122. Kampas kopling pakai suzuki rgr, pir kopling pakai racing bee supaya keatas tidak kedodoran. Cdi brt dualband terbukti mampu memberi grafik torque yang lebih bagus daripada cdi standard, serta akselerasi yang lebih cepat. Apalagi didukung oleh knalpot WRX 150cc drag type oval wuuhh.. mantap!!

Puji syukur kepada Allah Swt telah ditambah ilmu dan betapa pentingnya menata porting dengan benar, serta manfaat barang pendukung seperti karbu , cdi , knalpot yang bagus akan menciptakan kreasi power yang bulat. Meski hasilnya belum sesuai dengan perkiraan mesin flowbench itu mungkin karena kurang telaten dalam terus meriset.. tapi kalo diriset terus motornya ga pulang-pulang kapan bayarannya wkwkwk…
Apapun tetap sehat ! Tetap semangat ! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari ..

RAT MOTORSPORT LABORATORY
Dyno tuning powered by REXTOR
Superflow FLOWBENCH USA
Address : raya bypass juanda no 17
                 Sidoarjo – jawa timur
                 085645577007
Pin  53aac505 / 5511f334
Facebook : Ratmotorsport sby


Alhamdulillah ,

POWER KIT FU

POWER KIT FU

Segala puji bagi Allah dengan sebaik-baik pujian, puji yang tidak bisa diungkapkan dengan kata. BagiMu puji atas kesempatan-kesempatan riset yang Engkau anugrahkan. Maha mulia Engkau,yang telah melimpahkan keluarga, kerabat dan saudara-saudara yang baik. Mahasuci nama-namaMu, Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada Muhammad SAW dan keluarganya,dan para sahabatnya.

di ukur dulu lah CFM dan GAS SPEED nya biar gak ragu

di ukur dulu lah CFM dan GAS SPEED nya biar gak ragu

Ini adalah paket bore up suzuki satria fu paling favorit yang biasa dipesan oleh pelanggan untuk dikirim ke luar pulau, dan kini paket ini kami kembangkan sehingga bisa bertambah galak lagi. Kruk as stroke up nol paking langkah 55mm dengan connecting rod menggunakan milik yamaha RX-King. Piston Scorpio oversize 1,00 mm dengan diameter 71mm yang dimodif ulang sehingga memiliki dome 2 milimeter. Dari konfigurasi stroke dan bore didapat kapasitas mesin mendekati 220 cc , tapi dengan tampilan tampak luar standard. Head klep lebar konfigurasi 27/23 dibikin dari katup bajaj pulsar 220 sebagaimana yang seringkali kita pakai balap juga, dengan klep ringan ini kita bisa membentuk flow besar tanpa mengurangi kecepatan lajunya, inilah special port type 2014. Tentang tips pemakaian bajaj pulsar ini kita juga diwawancarain oleh wartawan maniak motor dan dimasukkan dalam artikel, KLEP TITANIUM ALA RAT. Pembesaran diameter katup sebanyak 5 mm dari standardnya tentu bisa membawa kita pada pembesaran volume porting 5mm juga dari standardnya serem…. Noken as standard di las stainless steel, lalu di grinding ulang untuk mengejar kompresi rotational tinggi. Dengan modal ke empat barang inti tersebut , sudah bisa menciptakan motor FU yang asolole josss…!!! Hehehe…

Noken as cungkring :D

Noken as cungkring 😀

Tanpa memerlukan barang pendukung yang mahal- ternyata bisa lumayan menghasilkan tenaga 32 dk. CDI BRT type dual band banyak dijual, Karbu PE 28 special reamer 30mm, Leher knalpot special dari stainless steel, kemudian silincer knalpot standard bobok. Hampir tidak ada yang istimewa, dan masih mengandalkan Bukan tidak mungkin untuk dikembangkan lagi kedepannya, bukan begitu, begitu bukan?!

dynograph fu 32dk

dynograph fu 32dk

Kunci istimewanya adalah dengan kompresi relatif kempos, kita bisa membuat noken as dengan buka tutup cepat , lift tinggi, dan profil landai untuk akselerasi torsi kuat. Supaya tidak kedodoran di putaran atas, porting kita hajar dibuka hingga mendekati lebar 100 % di bowl area porting. Klep di back cut, dan pir klep menggunakan standard supaya hantaman balik katup tidak terlalu sadis seperti lagunya afgan. Wkwkwkw… Aduh mekanik kok ndengerinnya afgan, yang cadas dong pak..!!! Cheribelle gitu… #tepok jidat

pembelajaran baru

pembelajaran baru

 Kampas kopling menggunakan suzuki rgr 150, dan pir kopling smash. Terbukti mampu menggamit torqi di angka 23 nm tanpa mengalami gejala selip. Akselerasi RPM pada gigi 4 di tes diatas meja dyno dipanteng dari 6,000 rpm menuju ke 12,000 rpm hanya membutuhkan 2,4 detik menarik gir depan 13 belakang 36 mata yang dipatok untuk kebut-kebutan mesin bisa teriak habis di 500 meter. Dengan rasio standard gigi 5 mudah menggapai 160 kpj, belum dimasukin ke 6 lho , tes sendiri aja yang punya kalau seneng mentok-mentokin. Maklum sekarang sudah jadi bapak-bapak bro… inget anak masih kecil dirumah wkakakakkaka 😀 Jetting pilot jet 48 dan main jet 125 dianggap mumpuni meski masih tampak kebasahan, tapi kan biar aman dipakai boss, dipanjer mesin makin enak karena suhu mesin tetep adem. Pengen lebih adem lagi ya dimasukin kulkas bos ku… wikikikiki…

Yang ini akan terbit, Jupiter head 4 klep hasil modifikasi sendiri wakwakwak

Yang ini akan terbit, Jupiter head 4 klep hasil modifikasi sendiri wakwakwak

Tapi bahagianya adalah setiap kali modif mesin selalu ada perkembangan dan bisa memecahkan rekor sendiri itu suatu kebahagiaan tersendiri, tapi kalo mau memecahkan rekornya pakde ibnu sambodo ya takut kualat… 😀 Wakakaka.. Apapun

Tetap Sehat!! Tetap Semangat!! Supaya bisa Modifikasi mesin Tiap Hari!

  • RAT MOTORSPORT INDONESIA
  • Bengkel Tuning bersahabat ^_^
  • Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17
  • SIDOARJO – JAWA TIMUR
  • 085645577007
  • bbm pin : 53aac505 / 5511f334

Alhamdulillah,

hasil dyno 28.9dk

hasil dyno 28.9dk

Puji syukur kepada Allah swt, masih diberi kesempatan menulis di tengah kesibukan riset dan orderan yang makin menggila… Apalagi sekarang bapak swega sudah memiliki putri ke-2 , namanya Kimi  🙂 Kalau si Meili sekarang udah mulai PAUD malahan.. hadeehhhh jadi orang tua itu lebih ribet daripada ngurusin motor ^_^ Tapi bahagia nya tak terlukiskan.

Kali ini motor legendaris suzuki satria fu,  sebenernyakorekan biasa saja, umum terjadi di kota besar indonesia, RAT juga udah beberapa kali bikin. Tapi Mr.G _ bacanya GE bukan Gay lho hahahah… bukan pelanggan biasa. Datang ke  bengkel menjadi sahabat kita dalam riset 🙂 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Teknik Mesin, Hobby dan Kuliahnya ternyata satu jiwa dengan jalan hidupnya. Pertama inginnya reparasi hasil bore up an dari bengkel sebelumnya , eh malah tersesat ke dalam Bore up dan Stroke up ala RAT. Betapa Jodoh dalam pertemanan, serta rejeki itu diatur oleh sang Maha Pemurah, maka bersemangatlah dalam berusaha! Dan bersungguh-sungguh karena ia Maha Pemberi. ^_^

FU 250cc harian punya bos hellen banyuwangi

FU 250cc harian punya bos hellen banyuwangi

Tak cukup hanya porting dan modif cam, para engineer junior RAT langsung dikomando untuk membelah mesinnya total. PERSIS seperti bikin mesin balap suzuki satria FU, hanya perbedaannya tidak banyak menggunakan part racing, dan kompresi nya tentu masih berjodoh dengan SPBU. Seluruh perangkat disimpan, diganti oleh Hi-Performance Kit  berupa kruk as langkah 55mm stang rx-king, blok bore up fu piston 70mm dome 2mm, cylinder head klep dengan katup inlet 27mm, exhaust 23mm full porting polished, ditambah piranti pengatur buka tutup klep alias noken as durasi besar + lift 1mm lebih tinggi dari standard, siap menggebrak…

Lantas apa ilmu yang didapat dari hasil modifikasi FU ini ?

SEKER NPP lho o o o hahaha

SEKER NPP lho o o o hahaha

Bahwasanya merk NPP tetap sakti menahan kompresi tinggi 😀 Inilah trik Murah-Meriah Kenceng, nyatanya meski menggunakan piston ber – merk NPP dan Stang merk NPP mesin tetap aman dipakai turing, lolos uji geberan dynotest puluhan kali hingga menembus tenaga 29dk dan torqi 21nm, hanya bearing pin piston diganti original. RPM juga masih kuat menembus 12rb-13rb rpm meski dengan bearing kruk as std. Hehehe… tapi tetep ilmu nya yang mahal dalam menata deck clearances, kompresi, dan centering + balancing kruk as 😀

Kedua, sifat sejati mesin FU tahan kompresi tinggi. Terlihat dari dynotest, bahwa torqi baru bisa setara dengan kapasitas engine dalam arti efisiensi volumetrik mendekati ideal adalah ketika rasio kompresi menyentuh 12 : 1. Dari modal torsi besar yang di dapat bisa diharapkan tenaga yang besar pula – asaaallll… Letak peak torqi nya di rpm agak tinggi dan setelah itu tidak terlalu jatuh. Karena rumus tenaga itu simple , HP = torqi x rpm / 6666 . Meningkatkan TENAGA itu MODALNYA adalah menaikkan TORSI dan atau menaikkan RPM.

Racing Head FU by RAT

Racing Head FU by RAT

Lantas darimana menaikkan torsi ? NAH itu pertanyaan cerdas pemirsaaaa… masa mantengin blog rat dari jaman dulu ga tambah pinter hahaha… Jadi pelanggan juga harus pinter , jadi bisa memahami keinginan mekanik bahwasanya modifikasi mesin tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh riset dan riset itu = biaya. Tapi ketika riset itu jadi ilmu yang bermanfaat, insyaALLAH hasilnya akan penuh berkah. Kalau cuma butuh modif murah sebenernya malah jangan ke RAT, soalnya di RAT itu tempat berkumpulnya para periset, hehehe.. kalau pengen modif paket hemat, bisa diatur, porting polished ama naik kompresi kan hemat 😀 Tapi namanya aja hobby, yang penting persaudaraannya , bukan begitu?! 😀

Menaikkan TORSI utamanya bisa dari kompresi, setiap kenaikan kompresi torsi / tenaga otomatis naik namun hal itu tidak selalu linier, artinya, ketika dari motor standard kompresi 9 dinaikkan menjadi 10 kerasanya banyak, di dyno naiknya lumayan, tapi ketika dari kompresi 11 ke 12 ternyata mungkin hasilnya hanya naik 1 dk, Oleh karena itu harus disiasati dari hal lain.

Testimoni hasil balap pelanggan RAT

Testimoni hasil balap pelanggan RAT

TORSI bisa juga ditingkatkan dari KARBURATOR. Semakin besar venturi karburator , torqi juga otomatis akan bertambah besar, pula tenaga. Dalam pengalaman riset, perpindahan karburator dari venturi 28mm ke 35mm bisa meningkatkan secara instan lebih dari 3 angka Horsepower / Torqi. Enak to , tanpa mikir langsung instan, ga pake audisi jadilah karburator PWK 35 airstrike idola indonesia dalam modifikasi mesin Hahahaha… Seandainya dipasang PWK 35 minimal tenaga 32hp pasti dicapai, dimodif noken as nya n porting lagi, bukan tidak mungkin 35dk tercapai. FU bore up ini sudah pernah diriset dengan noken as in + in standard, itu bisa mendapat tenaga 25dk dengan karburator pwk28mm, diganti karbu pwk35 airstriker langsung tembus ke 29dk.

Cara lain mengail TORSI bisa dilakukan melalui cara paling sulit yaitu Noken As. Dengan memperlebar durasi noken as alias menggemukkan profile camshaft, otomatis mesin menjadi lebih bertenaga. Namun noken as durasi besar bisa berakibat proses penggapaian peak (puncak) tenaga lebih lama dibanding yang durasi kecil. Oleh karenanya , biasanya dibantu oleh Programable CDI, dengan mereka ulang timing pengapian yang cocok , biasanya durasi noken as besar membutuhkan timing pengapian tinggi. Karena semakin tinggi derajat pengapian torsi juga semakin meningkat, pula dimana kita meletakkan titik tertinggi kurva pengapian disitulah puncak tertinggi torsi tergapai, entah kebetulan atau tidak tapi sewaktu kita uji dyno ya memang begitu kejadiannya 🙂 Kalau noken as durasi besar dikawinkan dengan pengapian rendah , judulnya bisa dipastikan seperti rasa karburator setingan basah, agak lemot tapi berasa bertenaga, padahal motor yang benar-benar bertenaga itu ringan banget akselerasi rpm nya ke puncak 🙂 Mana ada Moto GP lemot naik rpm nya 😀 wikikikiki…

noken as fu kompetisi by RAT

noken as fu kompetisi by RAT

Oleh karenanya noken as standard yang dilas ulang dan di profil oleh mas kiky RAT dikawinkan dengan kurva pengapian rextor monster untuk roadrace jupiter mp1 setingan sentul puncak tertinggi ada di 36derajat pada kisaran 9000rpm berhasil memuaskan risetan ini. Sementara peletakan puncak tenaga tentunya apa kata porting, semakin besar efeknya sama seperti noken as durasi besar, tenaga akan semakin bergeser di rpm tinggi. Inti dari porting sebenarnya adalah area disekitaran seating , jika mau lebih bertenaga biasanya diameter dalam seating dibuat minus 2mm dari diameter klep. Misal klep 27mm, diameter dalam seating klep 25mm, kalau diukur di flowbench baru jelas, CFM nya naik. Cuma untuk harian lebih aman jika mengikuti patokan mesin standardnya. Kalau menuruti kata om GRAHAM BELL, harusnya mesin ini menggunakan klep in diameter 28mm masing-masing. Sayangnya yang dituruti kok SWEGA BELL Hahahahaha … Ngaco :p

Tidak lupa Knalpot sebagai peranan penting pelepas gas buang , selain meningkatkan torsi dan tenaga , knalpot adalah pengontrol suhu mesin. Oleh karenanya knalpot WRX type OVAL kompetisi khusus untuk mesin bore up hingga 250 cc diorder langsung mengawal korekan kami.  Knalpot lokal tapi banyak mengawal motor kita tembus ke tenaga-tenaga yang menggairahkan… 😀 Terpenting juga model dan suaranya cocok dengan selera jiwa muda. Ngga tau kalau yang tua-tua 😀 Hehehehe…

Paketan fu 29dk

Paketan fu 29dk

Kampas kopling tetap mengandalkan suzuki rg150r, pir kopling dari CLD racing. Terbukti mumpuni dan awet, oli tetap mengandalkan Enduro Racing. Baunya harum… So sweeettt… Maklum mekanik RAT katrok ga pernah pakai parfum hahahaha jadi bau oli enduro udah pede kalo mau apel pacarnya 😀

Siapa tahu ada yang berminat bikin FU korek harian dengan tenaga lebih mengerikan dan dijadikan ilmu? Kontak kami untuk menemani riset nya ya… :p  Buka titik .. JOZZZZ ^_^

Tetap SEHAT – Tetap SEMANGAT!! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no. 17 Sedati – Sidoarjo

085645577007

Our assistance pin : 264ACA8D / 5f88f965