Posts Tagged ‘stroke’


Crankshaft n Piston Motion

TORSI DAN TENAGA
Torsi adalah gaya tekan putar pada bagian yang berotasi. Sepeda motor digerakkan oleh torsi yang dihasilkan kruk as. Torsi dapat dihitung melalui rumus

T = Gaya x Jarak

PAPA lagi nge-DYno… πŸ™‚

Jika gaya F (kg) dikerjakan untuk memutar benda sepanjang R (m) , untuk mengencangkan baut missal, maka torsi yang digunakan adalah F.R (Kg m), sebagaimana perubahan torsi dari reduksi primer antara gigi primary kruk as dengan gigi sekunder house kopling, tersalurkan ke gigi primer transmisi pada gigi sekunder transmisi, kemudian tersambung pada gigi primer final gir diteruskan melalui rantai pada gigi sekunder final gir hingga mampu memutra roda belakang.
Jika sebuah torsi F bekerja pada roda gigi A dengan radius r, berhubungan dengan roda gigi B dengan radius 2r, torsi pada roda gigiΒ  B semakin besar meski kecepatan putar berkurang menjadi separuhnya.

Didalam mesin!!!

Panjang langkah piston adalah dua kali jarak pusat crankshaft ke big end (crank pin), Ledakan menghasilkan gaya tekan piston untuk mendorong piston kebawah hingga kemudian memutar kruk as. Oleh karenanya Torsi pada mesin akan berubah sesuai dengan besarnya gaya yang dihasilkan (F) selama jarak tetap. Besaran gaya F akan berubah sesuai kecepatan mesin, ini berarti dipengaruhi oleh efisiensi pembakaran, hal ini turut merubah besaran Torsi.

Torsi Meter Digital

Kenyataannya kinerja mesin pun memiliki titik jenuh, pada kecepatan spesifik, torsi memuncak (Torsi Maximum). Tapi kenanikan kecepatan mesin selanjutnya tidak akan menaikkan torsi.
Ketika motor bekerja pada putaran Torsi maksimum maka gaya gerak roda belakang juga berputar maksimum.

TENAGA

HP = Torque x RPM Γ· 5252

Lihat rumus diatas ! Apa hikmah yang bisa kita petik? Untuk menghasilkan tenaga besar di roda belakang maka bisa diperoleh dari memperbesar torsi dan atau meningkatkan rpm ! Mana yang lebih unggul? Moto gp dan f1 kalau kalian pernah lihat , masa ga pernah lihat… adalah motor yang ber karakter power by rpm. Mereka meletakan puncak torsi pada rpm setinggi-tingginya. Motor seperti ini rasanya nariiiikkk… tidak menghentak. Beda halnya jika kita modifikasi motor tiger misal, dengan stroke up dan bore up menjadi 250cc misal untuk menggapai power 33dk kita butuh torsi 27nm karena rpm tak mampu lagi teriak diatas 11,000 rpm, beda dengan fu misal yang hanya 200cc dengan torsi 21nm bisa menghasilkan power 35dk karena rpm nya sanggup memucak di 15,000rpm.

Pemahaman dan Pemilihan karakter mesin mungkin akan bermanfaat untuk kegunaannya.

Satuan tenaga dinyatakan dalam PS (Pferd Starke –JERMAN) atau 75 kg.m / sec , artinya tenaga ini mampu menggerakkan objeck dengan massa seberat 75 kg sejauh 1 meter dalam satu second, makin besar kemampuan mesin menggerakkan benda dalam satuan waktu, maka dapat diartikan semakin besar tenaga yang dihasilkan. Semakin berat total kendaraan dan pengendara, maka membutuhkan tenaga lebih besar pula untuk mencapai kecepatan yang sama.

Pembangkit torsi besar

Ketika tenaga mencapai Maksimum, ini dinamakan β€œ Tenaga Maksimum β€œ dan pada suatu titik akan mencapai puncak titik kelelahan hingga akhirnya putaran mesin tidak lagi mampu menaikkan tenaga.

MODIFIKASI
Bagaimana meningkatkan torsi
1. Menggemukkan volume mesin adalah cara gampang. Memperbesar penampang piston ( Bore Up) adalah cara lazim yang dilakukan para tuner. Jika ruang crankcase sudah menyempit – maka modifikasi stroke up menjadi bala bantuan untuk menambah pundi pundi torsi.

image

2. Meningkatkan gaya tekan (pressure) dalam cylinder. Caranya gimana om?? πŸ™‚
Ingat bahwasanya dasarnya mesin bayangkan seperti mesin pompa. Semakin banyak yang bisa dimasukkan ke silinder maka potensi hasil ledaknya pun meningkat. Karburator venturi besar tak haram dibenamkan. Memperbaiki jalur porting hingga mengganti mengganti klep besar menjadi jurus handal. Tak lupa noken as diganti dengan yang berdurasi lebar dan lift tinggi… uuugghhh pasti makin nge jambak akselerasi motor kita. Hehehee..

image

3. Timing pengapian?
Ohhh ini yang lagi trend dan lagi di dalami di RAT. bagaimana meningkatkan torque dari titik ledak maupun spark energy. Riset cdi programable, hingga cdi standar yang dimodifikasi menjadi menu utama pilar modifikasi. Prinsipnya semakin tinggi rpm , semakin api butuh untuk dinyalakan lebih dulu (advanced / maju) guna pembakaran lebih sempurna dan ledakan tepat menghasilkan lenting piston yang mantap. Besar nya energi api juga dibutuhkan untuk membakar pasokan bahan bakar yang deras, bisa disempurnakan dengan oktan tinggi agar tidak detonasi broo… πŸ™‚

image

image

Banyak pula cara cara lainnya yang bisa kita pelajari bersama, yang penting…

Tetap Sehat – Tetap Semangat Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

RAT MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda No.17
Sidoarjo – Jawa timur
085645577007
264aca8d / 5511f334
fb : ratmotorsport sby
ig : ratmotorsby
google us : rat motorsport indonesia
http://www.ratmotorsport.wordpress.com

Iklan

BIG D RED DEVIL SCORPIO

BIG D RED DEVIL SCORPIO

Alhamdulillah…

Masih teringat siang itu, panas, terik mentari meninggi dan gerah udara surabaya. Alkisah abunawas, eh.. kita mau berangkat men-set up motor, sudah siap-siap nih mengeluarkan kereta-kereta bayi, halah… keliru. Ngomong motor aja kok kereta hehehe… bawa kunci-kunci dalem tas, kunci L, kunci Ring, Kunci Pas, Kunci T, Kunci Y, Kunci satu bengkel dibawa (mau nyeting opo pindahan) hehehe… Trus indra menyahut : “Lupa Laptop e keri bos…”,Β  “Walah, bawa laptop mau nyeting CDI ta rek?!”, disahuti lagi “Gak boss… buat main solitare. Huahahah..!”, “Guaplek gayamu rek… hahahha”

Maklum bengkelnya di desa, jadi kalau mau setting harus ke luar desa biar ga dilempar sandal ama ibu-ibu yang asyik nggosip hehehe..Β  dandan kaya mau perang nih ceritanya udahan hehehe… cari daerah rawa-rawa (lho, perang beneran…) cari ada jalan-raya yang sepiiii… kaya kuburan (mungkin lebih sepi, hantu aja takut kali ke tempat kita setting, wong sepi banget) mungkin, kalo kita jatuh juga ga ada yang peduli, saknoe… tempat favorit nyeting di daerah sawah-sawah nan hijau, menikmati udara segar aroma racing fuel sambil memandang padang padi yang mulai menguning oh indahnya desaku nan kucinta…

Engine Scorpio

Korek Mesin Scorpio

Begitu pagar bengkel mau ditutup, (krieettttt… pager tuek rek, karaten) dari kejauhan terdengar gemuruh suara knalpot : “Bub Bub Bub Bub Bub…!!” (udah mirip Suara motor di iklan oli itu belum ya?) Datanglah dua Yamaha Scorpio Riders. Ampun, gede-gede, gagah-gagah… dengan sedikit takut-takut kita tanya, “Ya mas, Ada yang bisa di bantu mas..?”, sang pengendara turun, buka helm, langsung cari ” Mas Swega ya?! “, hiaaa… ada apakah gerangan, “saya mau port-polished mas…” kata sang pengendara Scorpio itu. Oalah boss, ngomongo ta, heheheh Alhamdulillah kalo gitu dapet saudara baru nih πŸ™‚ Monggo mampir mas.. gak jadi nyeting malah semua motor ngandang lagi. Balik Kanannn… Gerak! Kekekkeke… πŸ˜€

Brother D. (Big D) curhat neh, dia tuh hobby turing untuk melepas penat (kok gak hobby balap bos, lak bisa bikin motor balap disini boss hehehe) kebetulan kalau turing tuh bersama saudara-saudaranya yang juga pengendara Scorpio Z, warna merah punya Big.D , warna biru punya Om. H, dan si hitam ini yang jadi misteri katanya paling kenceng dan suka ngasepin sodara-sodaranya, batin saya mungkin komeng nih yang naik kok kayaknya wazzz wussszz banget naik motornya wkwkkwkw… Coba kalo mereka rukun, scorpio merah, hitem, biru bergabung : Tetereterettt… jadilah power ranger Hahhaha… ketoro tuek, nontone pas cilik power ranger. Gak keren mas, yang musim sekarang TRANSFORMER. Walah mboh boss ketinggalan jaman nih..

Hmmm.. satu hal yang kami salute : Brotherhood yang mereka miliki, benar-benar mangstab! Selamat datang di rumah kami bos. Langsung suguhan utama kami keluar, tara… mbak wiwid yang ayu (tokoh siapa lagi ini hahahha) membawa kopi hitam ala R.A.T, Sang boss pemilik motor geleng-geleng. Glodak! Ealah arek’e gak seneng ngopi to, dasar emang rejeki kita, tumben2an minum kopi gak ngaduk sendiri πŸ˜€ kopi langsung di seruput dewe tanpa malu wkkwkwkw… Sukanya apa omm…?! Ohhh… Teh, baiklah kita bikinin dulu teh-nya. Keluar lagi mbak wiwid membawa teh satu jerigen (lebay…) hahahaha…

Yamaha R.A.T Racing Team :) ...

Yamaha R.A.T Racing Team πŸ™‚ pengennya Hhehehe...

Baik kita bicara serius. Pengennya gimana nih…? Ternyata Big D, memiliki cita-cita gak muluk2 : cuma inginΒ  scorpionya bisa lari 140 kpj dengan berat badan doi… Hmmm… Baiklah kita ukur tinggi badan, berat badan, lingkar dada, lingkar lengan, hus hus… lha opo kita penjahit!? hahhaha… penjahit mesin iya πŸ˜€ Baik! SanggupΒ  bos, hanya gak mungkin kalau cuma port polish aja. Harus pasang jet turbo, hahaha.. guyon. Sebaiknya kita main step by step aja, headwork stage 1 dulu, nanti dirasakan bedanya, baru lanjut ke spec-spec sing luwih kejam, nggih nopo nggih..?!

Lalu dengan yang biru, bagaimana? Oohhh.. ternyata Om. H cuma mau pasang kaliper cakram belakang.. ealah. Gak asik rek! Dengan berbisik pelan… kami hembuskan nada : “apa tidak di porting sekalian ta ommm… ?” Whuusss… Whuusss… hasutan bisikan surga untuk memodif mesin pun perlahan-lahan merasuk gendang telinga. “Jangan ragu, dan jangan takut. tidak ada waktu untuk meragu.. bayangkan nikmatnya gas poll..!!” Clingg… akhirnya setelah menjelaskan : Bahwa dengan melakukan modifikasi engine port-polished , reliabilitas mesin tidak akan terpengaruh, artinya mesin tidak jadi cepet rusak, bahan-bakar juga tidak tambah boros malah justru lebih irit, karena yang kita kembangkan adalah efisiensi volumetrik dan dengan peningkatan tenaga, gas tidak lagi perlu dipuntir lebih dalam, jadi di gas dikit langsung zuuuuttt… lah sing di gonceng nggeblak !! Hehehehe… πŸ™‚

The Blues...

The Blues...

Setelah detik-detik menegangkan : deal or no deal, akhirnya jawaban mereka : DEAL! Yeah… semangat langsung, kita minta kunci kontak, stnk, Bpkb ga ada skalian bos… hehehe πŸ˜€ Langsung kita panggil taxi buat mengantarkan si boss kembali pulang. Hehehe semangat nek suruh ngusir orang. Kekekke…

Waktu si empunya motor sudah pulang, langsung nih ngajak si Indra buat tantangan nyeting dulu mesin standardnya.. Hmmm, top speed padahal dah lumayan lho bisa 130 kpj, tapi aku naik si merah masih di tinggal yang biru, gantian balas dendam naik yang biru eh… jeketek malah ditinggal jauh ama yang merah, hahaha… tas pinggangku ini ngganjel mungkin yang berpengaruh haahhaha.. Anteb! Tapi kayanya udah pas nih simulasinya, supaya cocok setingan mesin dengan berat badan ridernya, hahaha.. alasan!

Spion Racing untuk ngintip lawan yang dilibas! Cool...

Spion Racing untuk ngintip lawan yang dilibas! Cool...

Waktunya bongkar-bongkar jeh! Sambil ngumeki mesin, sambil liat2. wiihhh… accesorries nya rek, pake full V-Max (opo iku, terkenal ta?! hehehhe gak ngerti -polos-) spion KOSO, lhe alah pabrik iki ngetokno spion tibake rek.. Katanya si Yunus ni spion mahal, bisa ratusan ribu sebiji. Oalah… la lapo gak dipake beli karburatornya aja ya, byuh byuh byuh… dibuat beli pecel mak di pagi hari dapet banyak tuh hehehe.

Selesai mbongkar mesin, tiba-tiba : Halhadalah, Surprise! Hehehe.. biasa aja ding. Mesinnya item semua, ruang bakar gosong, klep gosong-gosong -keborosen- porting gosong, piston gosong. Hehehhehe… welek cak pokoke.

BLACK PORTING :: THINK OF SPEED?! NO!!

BLACK PORTING :: THINK OF SPEED?! NO!!

BLACK COMBUSTION! DONT EVENT THINK OF POWER

BLACK COMBUSTION! DONT EVENT THINK OF POWER

Haiikk… dengan semangat 2009 (modern dikit gitu loohhh) kita langsung bongkar, cuci bersih, poles pake silikon, lho lho… cuci motor apa piye.. hehehe.. salah, kita bersihkan mesin pakai pertamax plus, gak pakai air sabun atau bensin, sorry ya ga level heheheeh, bengkel katrok tapi congkak, kyakakakak… nyuci mesin aje pake pertamax plus huahhahaha… Sombong…! padahal ini ya ngambil dari tangkinya si Om… (upzzz ketauan) permisi ya om, amit… minta dikiiiittt… sorry!!

Betzzz… ambil klep in, sett.. kita ukur, set… dihitung perkaliannya, set… ternyata ketemu sekian, Oalah, tiba’e ukurannya sebesar klep Exhaust. Jadi temen2 kalo mau bikin porting ingat RAT ya, pake patokan klep api nya aja, anti repot… untuk geometri, dan bagian2Β  mana yang boleh diporting dan haram kena porting, bagian mana untuk mengatur “nafas” motor, bagian mana yang harus dimodifikasi untuk mencegah motor tersedak saat keluar tikungan, bagian mana yang harus 100 % diameter klep inlet, masih dikantongi dulu.. hehehe.. πŸ˜€

Langsung jojohkan klep ex aja ke dalam porting in, eittzzz gak sedeng, wajar wong masih virgin… lha kalo tembus, wah… tidak wajar, mending jangan digedein tuh porting, malah gak karu2an nantinya πŸ˜€ bismillahhirahmannirrohim… dengan ini saya porting lubang masuk sebesar 28.5mm, dengan bor tune foredoom dibayar nanti belakangan. Sah?! saksi? Sah.. oke… Gradak!!! Zuungg… Kletuk.. walah mata bor e pedhot… πŸ˜€ terlalu seru nginjak pedal gas bor tunernya (serius ada pedal gas nya, sayang kopling dan rem ga adaΒ  heheheh) lupa tekan abis gas poolll… eh pas tembus 20.000 RPM, langusng dass.. kena limiter! Patah deh batang bor tuner nya. Akhirnya starter vespa, treng teng teng tereng.. Ngroonggg.. ngebut cari mata bor tuner. Yah, demi saudara, gapapa lah.. meski belum apa2 udah tekor, hehehe…

Ready to port

Ready to port

Oke, ffiuuhhh capek juga setelah 2 hari dihajar ama cylinder head scorpio… wah kita bikin porting apa bikin seni ukiran ya πŸ˜€ hahahha… maklum namanya bikin sebuah State Of The Art alias karya seni itu butuh ketelitian dan kesabaran, terutama ilham πŸ™‚ tidak selalu Yang Lebih Cepat Lebih Baik, penting bagaimana kita Melanjutkan perjuangan, konsisten, tidak grasa-grusu, dinikmati ajalah prosesnya πŸ™‚ Ngopi dulu, ngisep Star Mild dulu, porting lagi ke bagian2 yang sulit. Kalo bagian yang gampang-gampang aja yang diporting trus bentuk kaya kerucut makin menyempit ke dalam mah ketinggalan jaman bung, katrok :p Huahahah.. gpp jadi wong katrok itu malah ngrejekeni πŸ˜€

Hitung lagi kompresinya… bagaimana cara kita meningkatkan rasio kompresinya. Simple, sama R.A.T itu ga ada repot, semua demi rakyat, modif mesin murah adalah salah satu program kami, jadi pilih kami jadi presiden pada tanggal 8 nanti… hahahhaa, pas tanggal 8 malah mau diajak turing ni sama temen2 scorpio πŸ˜€ Kalo bisa cara naik kompresi gak usah mahal2, gak perlu keluar uang, wis kurang opo coba, cukup berkorban keringet, lepas paking cylinder head nya, betzzz sisain 1 lembar yang tebelnya hampir 1mm itu. Apalagi big D dan om H sudah mengisi scorpio nya dengan pertamax plus. Wes gak takut ama musuh utama rasio kompresi : detonantion.

YAMAHA SCORPIO PORTING DESIGNED BY R.A.T

YAMAHA SCORPIO PORTING DESIGNED BY R.A.T

Lihat itu diatas adalah gambar desain porting, bikin permukaan terlihat lembuutt, indah, tapi kalo diraba tetep terasa kasar, begitu mas… mosok gak iso, rek?! Masa pake tanya habis diporting gimana cara numbuhin jerawat2 di dalem portingnya lagi… krik..krik..krik.. (suara tangan garuk-garuk rambut) bisa jerawatan muka kita kalo ditanyain kaya gitu, hehehe.. stress berlebih bisa menyebabkan wajah menimbulkan minyak berlebih. Jerawatan deh akhirnya muka kita, bukan portingnya. Giamana kalo portingnya kita bikin stress…? biar berminyak – trus jerawatan πŸ˜€

EXHAUST SIDE POLISHED BY R.A.T

EXHAUST SIDE POLISHED BY R.A.T

Teliti dengan jeli, porting Exhaust juga, karena nih berhubungan dengan nafas mesin. Ukuran idealnya adalah 100 % dari diameter klep, bentuk D-Shaped lebih bagus. Jangan lupa dipolished mengkilat, kaya kaca, pake cairan khusus supaya arang karbon sisa gas buang tidak mudah menempel di area porting yang justru nantinya bakal menghambat velocity ke leher knalpot.

Sudah paham…? πŸ™‚ Sudah merasa puas…? Kami belum lemas tuh, jadi anda jangan puas dulu πŸ˜€ Ternyata setelah punya saudara-saudaranya kelar, sang empunya scorpio hitam, alias Mas. T, akhirnya datang juga ke R.A.T… welcome home brother! Maaf teh atau kopi habis, hahahah kacian deh lu telat πŸ˜€

Pertama sih cuma mau Tune Up plus Engine Carbon Cleaner, wooo… ngetes nih ceritanya hehehe… lama-kelamaan di R.A.T akan membuat anda tertarik pada indahnya dunia modifikasi mesin. Modif mesin kalau mekaniknya gak lucu2 malah bikin stres.. wong wis rupane mekanike katrok, gak enak diliat, galak pisan. Wis, sopo sing gelem dolan rek… hehehe πŸ™‚ Tapi tenang, di R.A.T semua ramai dan lucu, kecuali kalo lagi patah hati, nyekukruk semua πŸ˜€ Pelayanan ramah kepada konsumen adalah keinginan kami, oleh karena itu disini juga ada pijat plus2nya, halah… ngarang!! Hush! Hehhehe… cuma es teh manis ama kopi kalau mau, gak masuk dalam nota kok πŸ™‚

Lanjutt… Bagaimana dengan si Hitam? Kami gak mau garap monoton, itu-itu aja. Because we are R.A.T! Apa lagi mas, yang bisa diterapkan? Hi velocity porting yang jadi trend fashion porting kami di 2009 kami keluarkan dari gudang untuk diaplikasikan pada porting scorpio hitam. Yeaahhh… Bonek jeh, bondo nekat! Cuek ae apa kata dunia. Arek Suroboyo gitu, kalo gak ekstrem bukan mekanik surabaya lah πŸ˜€ Sudah berapa banyak bengkel yang menghaluskan porting dengan kertas amplas dan pakai tangan, sudah berapa banyak bengkel yang porting nya mengikuti desain graham bell menggunakan bor tuner, tapi kalau ini… mmm… cuma R.A.T yang bisa diajak gila πŸ™‚

Hi VELOCITY PORTING IN YAMAHA SCORPIO Z By R.A.T INDONESIA

Hi VELOCITY PORTING IN YAMAHA SCORPIO Z By R.A.T INDONESIA

Bos Klep diratakan

Bos Klep diratakan

Fiiuuhh… selesai? Belum!! Ternyata saudara-saudara pecinta Scorpio ini benar2 kerasukan jiwa modifikasi mesin. Ditawari modif cams, mereka setuju. Wah sayangnya part racing , terutama pir klep racing untuk scorpio belum dapat, jadi grinding cam ini juga ga bisa banyak2… power improvementnya masih moderate lah. Sayang suaranya jadi agak noise, bete dah.. Pir klep, woiii… yang jual pir klep racing scorpio dimana woii… Di surabaya kok gak ada, di telf di jakarta juga ga ada.. Di Jogja?? Don’t know. Buka-tutup klep jadi kurang akurat nih kalo pir klep nya letoy kena tekanan lobe lifter cam.

grinding noken as by R.A.T

Camshaft Grinding by R.A.T

SP_A2661

Selesai…? Belum. Ternyata setelah dicoba, topspeed meningkat, akselerasi semakin tajam, cuma hasrat belum terpuaskan. 140kpj sudah lewat. But, we want more…! om H, pun berkonsultasi tentang penggantian karburator apa yang cocok untuk spec mesinnya sekarang. Saya ambilkan buku graham bell : FOUR STROKE PERFORMANCE TUNING, ini om tabelnya, pada halaman 144, ditulis jika kapasitas silinder 225cc – 250cc, rekomendasi karburator untuk tipe mesin semi race : 32mm, untuk maksimum race hingga 12.500 RPM bisa pakai 36mm. Nah, jadi bisa tahu kan motor dengan kapasitas scorpio jika ingin meningkatkan performa bisa pake karburator ber-venturi mulai dari 32mm. Terus, Om H berargumentasi, katanya karburator standard scorpio itu kan vacum, kalo mau ditransformasi jadi karburator skep langsung itu sama dengan karbu 28mm. Akhirnya saya hitungkan, kalao pake karburator 28mm itu cuma supplai power hingga 8200 RPM, dengan konstanta 0.65 dan kapasitas mesin 0.225 Liter. Sedangkan kalau om pake karbu 32mm, bisa delivering power hingga 10.700 RPM, otomatis nafas mesin lebih panjang kan boss. Enak buat touring om, adem di mesin. Lantas merk apa yang dipilih? Itu sih tergantung isi dalam kantong om, seberapa banyak kartu dalam dompet. Kartu opo mas? Kartu remi opo kartu gaple? halah… kuno kabeh. Kartu yang baru itu kartu UNO. hahahhaa… ngomong apa coba… πŸ˜› Tapi untuk aplikasi harian tentu tidak rasional beli karburator SUDCO mahal itu, meskipun kita juga pengen kalo om.H beli, tar waktu balap kita pinjem hehehhee.. akhirnya Om. H beli KOSO 32mm. Mantab!

dan kisah masih… berlanjut…

+Special thanks to : Big D, Om H, Mas T -= we are glad to tune your engine, and we are looking forward to develop yamaha scorpio engine performance with you guys.. =-

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

-=HOUSE OF PERFORMANCE=-

Visit us @ Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru – Sidoarjo

Contact Us : 085645577007

Email Us : dragswega201@yahoo.com

Be our friend @ facebook : SWEGA_RAT, WAWAN_RAT


MODIFIKASI PISTON UNTUK BALAP

Rangkaian seher dan setang seher memiliki tugas untuk meneruskan dorongan yang diciptakan oleh ledakan hasil pembakaran ke big end di kruk as. Agar dapat bekerja dengan efisien, piston dan ring piston harus menyekat tekanan ruang bakar pada sisi atas, dibarengi dengan sebisa mungkin meminimumkan gesekan piston v.s liner boring.

Kemampuan ring piston menyekat kompresi tergantung dari beban oleh tekanan selama siklus kerja, terutama suhu tinggi serta tekanan dari ruang bakar saat proses langkah usaha. Tekanan di atas ring piston mencoba melesak melewati ring kompresi – BLOWBY – sementara oli mencoba menerobos lewat ring oli dan ring kompresi kedua.

PISTON RACING cuma punya dua ring

PISTON RACING

Semua ini terjadi saat mesin berakselerasi ataupun deselerasi, saat pendinginan waktu overlapping atau dalam suhu panas tinggi saat kompresi, bergesekan terus-menerus dengan dinding silinder. Integritas piston dan pemasangan connecting rod yang benar harus dipastikan agar semua ber-performa handal, oleh karena itu pemilihan komponen yang baik akan menentukan prestasi kerja mesin.

PISTON VELOCITY

Putaran mesin memang dibatasi oleh kemampuan per klep menjaga agar klep tidak floating, namun kecepatan piston melaju di dalam silinder juga patut diperhatikan. Terutama pada mesin balap yang cenderung bekerja di RPM selangit. RPM tinggi cenderung mengurangi usia pakai ring piston, keausan lebih cepat, ataupun kerusakan catastrophic dikarenakan beban dinamika piston selama dia naik-turun-naik-turun-putus-nyambung kaya lagunya BBB… lah… :p

Kecepatan gerak piston di dalam silinder bisa diukur dengan mengalikan Putaran mesin dengan panjang langkah piston alias stroke yang bukan penyakit itu. Hehehehe…

VELOCITY = ( ENGINE RPM x STROKE ) / 6

Dimana Velocity adalah kecepatan yang diukur dalam Feet Per Minutes
RPM adalah putaran mesin setiap menit
STROKE diukur dalam satuah inchi

Contoh, sebuah mesin dengan stroke sepanjang 62.2mm alias 2.43 inch, bekerja pada 12,000 RPM, maka piston velocity nya didapat 4,860 fpm. Mesin balap biasa berkinerja dengan piston velocity hingga 5,700 fpm.
Jika kadang-kadang kamu bertanya-tanya kok mobil balap seperti Formula 1 bisa bekerja hingga 17,000 RPM dengan santai tanpa takut mesin rompal meski putar-putar sirkuit berpuluh kali sampai kita ketiduran saat nonton. Selain sistem Pneumatic Valve yang sanggup meladeni putaran tinggi minus gejala floating, rahasianya adalah SHORT STROKE, meski bekerja pada RPM tinggi piston velocitynya tetap dibawah 5,000 fpm.

Lebih penting, saat piston deselerasi berarti kinerja piston sama dengan saat berakselerasi menuju maximum velocity hanya saja dalam arah yang berlawanan. Seandainya beban saat piston berakselerasi mencapai 2,000 gram, serta bobot seher adalah `150 gram, maka beban inersia sebesar 2,000g x 150g x 2.204 = 661,200 gram alias 661 kilogram. W + O + W = WOW! tinggal bagaimana setang piston dan kruk as mampu menerima beban sebesar itu.

PISTON VELOCITY DAN AKSELERASI

Maximum piston velocity terjadi saat connecting rod berada tegak lurus, atau membentuk 90 derajat terhadap ayunan bandul kruk as. Pada situasi ini, sudut lemparan kruk as biasanya mendekati 75 derajat dari TMA, tergantung panjang setang piston. Beban pada kruk as akan semakin besar jika setang piston semakin pendek dan membentuk sudut yang lebih kecil misal 70 derajat. Rasio panjang connecting rod yang ideal diterapkan untuk balap setidaknya harus 70% lebih panjang dari stroke, atau rasio 1.7 : 1 relatif terhadap rotasi kruk as.

Semoga bermanfaat πŸ™‚

Piston dikorek biar enteng

Piston dikorek biar enteng

best regards,

d.swega

  • RAT MOTORSPORT
  • :: rumah untuk semua rider ::
  • Kunjungi rumah-bengkel kita di :
  • Desa Tropodo Indah Blok N no 26-28
  • Waru – Sidoarjo
  • 085645577007