Posts Tagged ‘kem’


Alhamdulillah,

es doger

130 pelangi

Tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan.
Ilmu itu lebih utama dari pada harta karena ilmu itu menjagamu sedangkan kamu menjaga harta. Ilmu adalah hakim, sedangkan harta adalah yang dihakimi. Harta menjadi berkurang dengan dibelanjakan, sedangkan ilmu menjadi berkembang dengan dibelanjakan (diberikan kepada orang lain).

Menoleh ke belakang beberapa tahun silam, betapa tak mudah perjalanan yang kami jalani. Namun patut untuk disyukuri, karena kami masih dikelilingi oleh kerabat-kerabat yang baik,  dan terus menjalin silaturahmi. Di RAT Motorsport, membuat motor kencang bukan hanya pekerjaan biasa, namun sebuah proses penciptaan karya seni. Balap itu hobby yang kejam namun dengan manajemen jenius , seharusnya kita bisa meraih prestasi-prestasi gemilang.

130 p

Bos besar kali ini, mantan pebalap drag mobil, tentu baginya hobby membuat motor balap adalah menyenangkan. Terbukti ketika kami tawarkan paket mesin balap atau riset baru, beliau lebih memilih riset. Padahal biaya riset relatif lebih mahal dan memakan waktu lebih lama, karena lebih mendalam dalam setting, uji-coba dalam lomba, reparasi ulang, untuk menggapai kemampuan optimal mesin. Beliau menikmati proses, bukan hasil, baginya kewajiban bagi kami adalah berusaha semaksimal mungkin, juara itu ketentuan yang di atas.

Maka tak kami sia-siakan kepercayaan bos besar, kami curahkan yang lebih baik dari yang pernah kami riset sebelumnya, di yamaha crypton drag 125cc. Secara garis besar tidak ada yang berbeda. Komposisi tetap memakai katup in/ex 28-24mm, dari klep thailand yang ringan, payung klep memiliki ketebalan hanya 2 milimeter. Piston tetap mengandalkan forged piston superis Daytona, berdiameter 55,25mm. Piston mentah asal japan ini, selain ringan ternyata mampu bertahan di geberan diatas 15,000 rpm.! Istimewa sesuai harganya yang hampir setengah juta. Hal ini belum sanggup ditemui kestabilan menahan gempuran kompresi saat kita memakai piston izumi.

536816_4541916797511_1589545160_n

Perbedaan pada kepala silinder adalah uji coba porting yang di flowbench, demi kemampuan maksimal tenaga dalam puncak kitiran 13,000 RPM, tercipta diameter 26,5 milimeter. Ukuran ini langsam dari bibir porting hingga ke area seating klep, jadi klep hanya tersisa 0,7mm untuk kedudukannya (area 45 derajat untuk skir klep). Bahkan daerah bushing klep dipapas habis. Selain riskan klep oblak portingan ekstreme seperti ini hanya bertahan pada 1 kali head. Setelah bushing n seating klep rusak, maka akan lebih sulit mengembalikan pada sudut ketepatannya semula. Namun terpenting ilmu yang didapat dari acuan konsep porting ini berada di 95% dari katup inlet. Ternyata ini juga sama dengan konseptasi GAS SPEED yang ada di modul panduan modifikasi porting.

porting inlet besar khusus drag

GasSpeed = ( stroke x rpm / 30,000 ) x ( piston / porting ) ^ 2

= (  54 x 13’000 / 30’000 )  x ( 55.2 / 26.5 )^2

= 101 m / s

Kompresi rendah diatur pada perbandingan 13 : 1, lebih bertujuan supaya rpm mampu melejit tinggi. Didapat dari pangkasan blok disamakan dengan standard blok vega dan dome piston 4mm, dengan kubah kepala silinder dipangkas habis hingga mendekati katup, seolah-olah klep rata dengan katup layaknya silinder head suzuki satria FU / Jupiter MX.

Pir Klep mengandalkan custom atau seringkali dibilang pir klep Jepang. Mampu menjaga klep tetap pada kedudukannya saat rpm melejit tinggi adalah harga pantas yang harus dibayar meski harus ditebus hampir setengah juta. Noken as dibikin dari bahan cam racing digerinda ulang sehingga didapat acuan tinggi lift 8,9mm, profil nya lebih landai dibanding harus menggerinda dari noken as standard. Pun bisa jika harus memakai noken as standard, pinggang pasti ketemu di angka 16mm, sedangkan yang ini didapat pada diameter 19 milimeter dan tinggi bubungan 25,5 mm. Buka klep dipatok pada 35 derajat sebelum TMA, dan menutup 59 derajat setelah TMB, begitu pula sebaliknya pada lobe cam buang. Overlaping klep buang mencapai 3,9 milimeter, disinyalir memberi nafas lebih panjang pada motor, dibanding overlaping klep inlet yang hanya di 3,6 milimeter.  Modifikasi termahal memang ada di kepala silinder dan blok mencapai hampir 4 jutaan. Itu belum termasuk cam cadangan dan head cadangan yang dipakai untuk riset, namun jika kita tidak berjuang besar, maka akan sulit mendapat kemenangan besar.

Crankcase yang dipakai adalah yamaha x1, thailand. Kruk as x1 thailand pun diboyong pula, adapun belanja kruk as baru ini berfungsi untuk meyakinkan kesetimbangan dan keselarasan kruk as dalam kondisi Sempurna!! Magnit vega di sisi kiri dipangkas habis dan magnitnya dibuang hingga hanya menyisakan berat 500 gram, begitu pula balancer kanan yang dipatok 500 gram. Kampas kopling mengandalkan suzuki FR 8dragbike0 daytona, pir kopling suzuki smash, bekerja dibawah tutup bak kopling yamaha x1 thailand.

Girbox racing, dipakai superclose, riset ubahan terjadi dari yang
sebelumnya start mengandalkan 13/36, dan gigi 4 23/26, saat ini menggunakan gigi 1 lebih ringan dan 4 yang lebih ringan lagi supaya meluncur lebih cepat dan teriak habis menuju finish pas 201 meter.  Disokong final gir 14/34 dari produk CMS, dan rantai tipis.

Syarat motor kencang adalah, karburator, cdi, dan knalpot yang bagus. Maka untuk motor sang bos besar kita ambilkan karburator keihin PWK 28mm, CDI rextor Prodrag, dan Knalpot r9 special order. Belanja ke tiga part ini sudah lebih dari 6 juta, namun dijalani demi menciptakan sebuah motor balap. Bukan demi gengsi, bukan demi kesombongan, namun demi sebuah kepuasan batin dan ilmu.

dynograph esdoger

porting inlet besar khusus drag

Prodrag dipilih karena lecutan api nya memiliki energi yang sangat besar, bukan karena kemampuannya mengatur kurva pengapian yang lebih detail. Pwk tentu dipercaya mengkabutkan bahan-bakar dan udara lebih jernih dibanding PE. Jetting kit Daytona di instalasi pada pilot jet angka 55, main jet angka 105. Pemilihan knalpot pada balap jaman sekarang sudah bukan main, jika ingin bersaing dengan knalpot-knalpot racing dari luar negeri macam AHM, kita harus pintar bersiasat memilih knalpot dalam negeri. Racing generation, pabrikan knalpot R9 memiliki muffler berdiameter sarangan 80 % dari diameter piston, tentunya dipercaya sanggup melepas kompresi ledakan bahan bakar agar tidak memberatkan kerja mesin, dipilih juga karena harganya yang masih masuk akal.

Hasil di tabloid OTOPLUS

sona yanmar masih perlu belajar

Penilaian bagi mekanik adalah saat testing di meja dyno, untuk mengukur grafik torsi dan tenaga. Hasilnya, Alhamdulillah, torqi 14dk dan tenaga 23 dk di puncak 13,000 rpm, sedangkan limiter RPM mampu melejit hingga 15,000 rpm. Ternyata modifikasi mesin balap juara ini pun pernah kita lakoni , saat dahulu membuat motor drag 105cc, bertenaga 17dk, menembus 8,9 detik di seting tony chupank dahulu. Kita telah menemukan rumusan mesin balap yang bisa dijadikan acuan bagi para mekanik dalam riset mesin balap.

Sedangkan tugas pembalap adalah membuktikan kemampuannya membawa motor ber tenaga besar di lintasan, bukannya lebih gampang, tapi justru lebih sulit. Sona yanmar, dan arif walwel masih mampu menorehkan timing di 8,6 detik, Hanya niko sakau yang mampu melejit di 8,4 detik bertengger diurutan ke-2 pada event dragbike dibawah eko chodox, dan mampu sejajar dengan hendra kecil maupun dwi batank! Istimewa! Dan masih terus kita berjuang untuk meriset motor yang tidak terlampau liar sehingga lebih mudah dinaiki oleh pemula dan tetap melobi pembalap papan atas untuk melejitkan menembus best time.

Semoga amal ibadah tercurah bagi seluruh crew, pembalap, yang sudah berkorban keringat dan usaha untuk riset motor ini sehingga sedemikian kencangnya, bukan hanya dinilai dari puluhan juta yang tercurah pada pacuan ini… Balap itu tentang jiwa, perjuangan, persaudaraan, kekeluargaan… RAT motorsport itu bukan tim balap, kita hanya bengkel sederhana sama seperti kalian yang juga melayani servis harian, ganti oli, perbaikan rem maupun stel rantai, kita berjuang meraih cita-cita dan masa depan bersama, berbagi ilmu. Bagi siapapun yang ingin riset mesin balap, kami siap membantu, sepenuh hati! Yang penting Indonesia Bersatu! Hehehe…

Kemenangan memang bukan segalanya, namun kita wajib gigih dalam seting. Bagaimanapun pintarnya orang, akan tetap kalah dengan orang yang semangat dan gigih. Hasil jerih payah ini terbayar juga dapet bonus oleh bos besar, enaknya, dibuat piknik  bersama meili dan istri ke BALI… Yuhuuuu Bali, kami datang..!! Rrrroooaaarrrr…

427867_4413908437382_1601344136_n

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

Bbm pin :  5292A36B

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

Insta : ratmotorsby

 

Iklan

Alhamdulillah,

preparation dynotest

Maha besar Allah dengan segala kemurahan limpahan rahmat dan rejek-Nya, bengkel semakin ramai dan penuh sesak dengan motor  konsumen yang ingin di korek harian maupun order paketan dari luar kota hingga luar pulau jawa. Disitu kami menyadari betapa sibuknya kami di pagi hingga sore hari, pekerjaan yang melelahkan hingga terkadang  menimbulkan rasa jemu. Namun ketika pulang kantor bisa bertemu keluarga dan orang tersayang , rasanya semua menjadi membahagiakan. Mengantar sang buah hati ke puskesmas , ke posyandu, membelanjakan susu untuk anak, hemmm… rasanya hidup ini lebih ber arti. Hehehe…

Udah ah, ntar malah nge-dongeng cerita lucunya anakku bisa ga habis-habis, padahal niatnya mau bagi cerita korekan motor nih ke temen-temen semua. Kali ini korban selanjutnya dijatuhkan pada mesin motor yang sering dipakai Nidji , lha kok tembus ke grup band pelanggan kita?! Hahaha… Brand ambassador PT. AHM motor ini kan sering didaulat mengiklankan Honda absolute revo. Nah kali ini korbannya tuh motor…

intake manifold tdr

Honda memang melakukan sebuah quantum leap, dengan memproduksi basic mesin Honda absolute revo / Honda blade. Setelah mesin seri-C yang legendaries (bahkan saya masih punya Honda grand untuk balap) saya rasa mesin ini bakal melegenda kedepannya.  Lihat aja standardnya udah kepala 8 daya kuda di ukur pada meja dynotest.  Bahkan mas hermanu, HKU racing dengan memain-mainkan setelan klep saja udah bisa merubah-rubah pola torsi dan tenaga standardnya.  Asyik juga tuh…

Herannya kok banyak juga yang belum puas akan tenaga standard, apa karena terbeban konstruksi rangka, jadi meskipun dibekali dapur pacu 110cc, terasa kurang tenaganya?! Lihat history RAT belum pernah mengorek secara serius Honda blade / revo absolute, kalo Cuma porting polished, modif cam, ganti piston Jupiter, ganti knalpot sih sering cuma ngapain juga di upload kalo gitu 😀 Jadi waktu pelanggan datang tanya : Mas udah pernah bore up Honda blade / revo ? , kita jawab jujur : Belum pernah tu mas.  Pelanggan Tanya lagi : tapi bisa kan mas ? , jawab lagi : Bisa lah … wani piroooo ??  wkwkwk…  Dari model percakapan serius tapi santai kita jelaskan bahwa modifikasi mesin sejati itu membutuhkan banyak pengorbanan, ini hobby, tentang kepuasan jiwa, jadi jangan perhitungan untung rugi karena bukan dagang. Jangan kaget kalau ada piston mlethek (pecah) saat riset. Kalau sampai pada percakapan ini orangnya sudah mundur ya berarti segitu aja keberaniannya menghadapi tantangan dan resiko, belum cocok untuk mengendarai motor bertenaga besar 😀 Tapi kalau maju, siap-siaplah memiliki motor kencang .. aseekk-aseekkk.

cek up kepala silinder setelah dynotesting

Setelah diberi keleluasaan open budget, barulah dibongkar project mesin seru ini. Lagian liat di internet banyak tuh link ngebahas : korek mesin Honda blade. Kita pilih satu sumber terpercaya Otomotifnet aja lah, kita amati, tiru, dan kembangkan…  Adalah motor Honda blade road race kelas nasional Motoprix tim Honda Banten yang dikendarai mariasan kocex, eh bener ga bisa diaplikasikan ke motor harian?!

Kunci aman kompresi

Kendala pertama, baut tanam yang tidak begitu lebar. Mau bore up aja harus pecah mesin, memperbesar lubang crankcase. Sekalian deh nge- center dan nge-balance ulang kruk as. Dan ada terapi istimewa nih kruk as nya di hardening ulang, supaya gak gampang melintir kalau digeber, patah iya wakaka… Bore up mentok blade rasanya pake piston sonic masih bisa, cuma ga seru ah, lagi pengen main cc kecil.

Ganti liner dengan yang lebih tebal milik Honda karisma, polesan liner masih menyerupai standardnya dengan alur menyilang namun ketika diraba dengan tangan sangat smooth licin. Kemudian piston dijejali dengan diameter  53.4mm FIM BRT , ring piston mengandalkan milik Suzuki shogun 110. Kepala piston mentah dibubut ulang , hingga disisakan dum piston 1,5mm saja meniru dum piston smash masuk ke ruang bakar. Ini pun setelah riset sebelumnya pakai dum piston 2,5mm lha kok pistonnya cuil, pecah pinggirnya, weleh-weleh…  Kompresi dipatok dikisaran 12 : 1 aja kalo gitu.

piston mini – hasil maksi

Kepala Silinder kunci tenaga

Tidak dapat dipungkiri sumber tenaga terbesar dari rangkaian part ini. Dengan rocker arm roller dan rasio rocker arm 1 : 1,5mm , menjadikan noken as Honda blade / revo lebih efisien dengan pinggang gemuk. Lift cam yang masih bermain di 5,5mm sudah mampu mengangkat katup setinggi 8mm lebih. Ngeri gak tuh, kalau di asal aja nge-garap cam dengan lift 6mm aja udah mencapai angkatan 9mm di klep. Bandingkan dengan Yamaha Jupiter , kalau pangkasan 6mm masih berada dikisaran 7mm sebenarnya. Apalagi Honda grand yang rasio rocker arm nya berimbang 1 : 1 . Mau bikin lift 8mm butuh usaha ekstra dalam menggerus noken as nya.

Overlaping klep tinggi membutuhkan pir klep dengan kekenyalan teruji. Pir klep active yang konon katanya diimppor dari swedia, didaulat mengawal gerak naik turun batang klep. Terbukti pir klep mampu mendongkrak putaran mesin yang standardnya mentok di 9,000an RPM, kini bisa melengking 12,000 rpm. Bayangkan jika pakai pir klep jepang BRT yang khusus road race, kami rasa mesin bisa melengking hingga 13,000  atau 14,000 rpm. Hihihi… Ngeri!!

401104_2867106048289_1093549979_n.jpgKonfigurasi dirubah menjadi katub masuk diameter 26mm, buang 23mm. Diambil dari katub Honda sonic, dikecilkan ulang. Sudut derajat ditata ulang, sekaligus menggeser lubang porting, didesain semi down draught. Terus terang nge-porting head itu lebih banyak main feel, emang Tuhan menciptakan kita dengan indera perasa bukan?! Karena sudah terbiasa hampir tiap hari kegiatannya nge-tune silinder head, tanpa disadari seakan diberi perintah dari dalam hati ini begini-begitu. Cukup dilihat, diraba, diterawang 😀 hahahha.. untuk mendapatkan feeling seperti ini saya rasa kudu melewati ratusan jam menghadapi silinder head dan berkali-kali mengalami kesalahan seperti kita 😀  Ternyata setelah diukur lha kok diameter luar 23mm, samping kiri kanan bushing klep 26mm, ciamik..!! Gak kebablasan 😀

Pengabut bahan bakar dipercayakan dari karburator keihin pe28mm. Intake manifold TDR yang diperpendek. Ukuran pilot jet ketemu di angka 40, main jet 125. Setingan basah, maksudnya untuk main aman.  Nanti kalau sudah jalan enak, baru di set ulang karburatornya , cari hari khusus untuk seting karburator soalnya ya cukup menjengkelkan kalau ga nemu-nemu 😀

dialing cam blade

dialing cam blade

SUMBER DAYA LEDAK

Magnit masih menggunakan standard , hanya dibubut ulang untuk meningkatkan torsi. Diteruskan kepada otak pengapian BRT Maxtronic, diteruskan ke koil  standard, dan busi standard yang diganjal ring 2 lapis. Tidak ada hal yang istimewa di pengapian, hanya butuh untuk membuka limitasi , dan derajat titik ledak sedikit lebih advance. Terlalu memajukan waktu penyalaan akan meningkatkan kecendurangan detonasi/knocking yang akan menghancurkan mesin. Namun pengapian yang terlalu mundur akan menyebabkan tenakan maksimum pada langkah tenaga menurun. Jadi yang baik tetaplah yang PAS. Ini menurut buku wajib mahasiwa teknik mesin Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, judulnya : MOTOR BAKAR TORAK, tulisan D.Sungkono Kawano. Banyak banget prinsip untuk mengembangkan tenaga.

rahasia penerus daya dan kesetimbangan

PENERUS DAYA

Sistem transfer daya kami buat ringkas, melengserkan bak kopling standard, diganti dengan aplikasi kit dari SYS racing. Jedek rumah kopling sentrifugal dimatikan. House kopling mengandalkan milik Honda Karisma/ Honda supra 125, pir kopling racing, kampas kopling racing. Batin jadi tenang deh ga bakal ada tenaga selip ke roda.

Benar saja, ketika diusung ke meja dynotest Banyuwangi Motor undaan, dari 15 kali running,  Alhamdulillah hasil modifikasi ini terbayarkan sudah dengan kepuasan bisa menembus 16,3 dk di 9.180 RPM dengan torsi maksimum 13.1 nm di 8.522 RPM, sesuatu banget ya.. ciee… Gigi 3 udah hampir 100 kpj,  itupun sebenernya hasil gak maksimal karena gir depan belakang masih pakai standard. Suspensi belakang standard pula, jadi waktu digeber di dynotest, motornya membal-membal saat dikecepatan tinggi. Walaupun Ban gede gini juga tetep ga dapet traksi, kualitasnya kurang ya, Cuma ogah sebutin merk ah, dosa  😀 Harusnya mungkin bisa 17 atau bayangan saya di 18 dk hauhauhau 😀 Kesempatan…

tabel rpm : tenaga : torsi honda revo 125cc

Kenyataannya, berarti boleh juga tuh tulisan majalah nya ajib!! Pahala buat om Akiang, rudi jaya motor banten, yang udah mencurahkan pikirannya untuk ngeriset motor, ama pahala buat yang punya motor udah mau mencurahkan dana buat riset, serta wartawannya yg udah nulis , dan banyak lagi pahala untuk orang yang terlibat 😀 Kalau ga bisa nerapin berarti bukan salah yang nulis, salah mu sendiri ora iso hahhahahah 😀 bercanda guys…

Tenaga segini sebenernya kalo bisa dihasilkan dari karburator standard udah bisa dipake buat meliuk-liuk di kelas pemula kali ya … Hemmm… Jadi pengen riset motor roadrace nih, yamaha jupiter atau honda blade / revo, kita siap bantu… siapa ya yang sehati dan serius dengan RAT, hasilnya kita bagikan untuk seluruh Indonesia  Aseekkk…

Sekarang waktunya pulang, mengembalikan sisa duitnya pak bos, karena kemaren dikasih dana lebih dari anggaran. Busyet… loyal banget deh. Tapi berdoa aja kembaliannya dikasihkan lagi hahaha… Lumayan buat vaksinasi meili, mana sekali suntik + konsultasi  dokter bisa 500,000,- an. Weleh-weleh, enak amat jadi dokter ya, sehari nerima 10 pasien aja udah berapa penghasilannya?! Mana rapih-rapih dandanannya, bersih.. 😀 Gak kayak kita para dokter mesin, udah jelek , bauk oli, katrok pula hahaha… persis orang Ndeso!!! Tapi apapun kita , yang penting …

TETAP SEHAT- TETAP SEMANGAT !! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5292A36B/ 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsb


Tantangan bagi seorang tuner adalah bagaimana mengolah pikiran dan angan-angannya ke dalam sebuah pola kertas perhitungan dan setelah desain perhitungan itu diperoleh maka dapat diterapkan dengan efisien di dunia nyata dan bermanfaat.

Alhamdulillah, puji syukur kami masih memiliki umur panjang untuk menyaksikan torehan tenaga dari honda megapro tuned by R.A.T, setelah di lakukan serangkaian kombinasi modifikasi mampu menghasilkan power 19,1 DK, (standard 13,3 DK). Bekal tenaga ini cukup untuk mengasapi  Suzuki Satria150 Fu , Yamaha Vixion, ataupun motor sekaliber honda Tiger, karena dengan power 19 DK lebih, target yang dikejar adalah yamaha scorpio :).

Apa rahasia dapur pacu nya :

Penambahan Kapasitas Silinder

Pasokan extra 43 cc ke dalam silinder yang asalnya 157cc menjadi 200cc adalah kuncian utama keberingasan megapro tuning stage 3 by RAT. Penambahan kapasitas silinder agar aman dipakai untuk harian kita ambil langkah stroke up, mengapa?

Jarak diagonal baut tanam honda megapro tidak terlalu lebar. Sehingga lebih riskan untuk di bore up, sementara ruang di crankcase antara kruk as dan set transmisi masih lebar, sehingga lebih memungkinkan untuk stroke up. Big end digeser sejauh 6mm dari posisi standard, sehingga ditemui langkah yang baru mendekati kruk as honda tiger. Dengan diameter piston yang relatif tidak jauh beda dari standard (hanya menggunakan megapro o.s 1,00 ) dinding liner dipercaya masih tebal untuk menahan kalor yang dihasilkan dari gesekan mekanis maupun hasil ledakan.

Dengan desain stroke up, maka hisapan piston bisa lebih jauh, piston speed meningkat dibanding saat stroke masih standard, maka kecepatan gas memasuki ruang bakar akan lebih cepat sejak di RPM rendah. Itulah keunggulan stroke up. Karena kapasitas meningkat – otomatis kompresi juga turut meningkat.

Kruk as dan noken as harus seimbang

Pengaturan ulang porting

Jalur pemasukan bahan bakar didesain lebih besar , lebih lurus dan menjorok langsung , supaya aliran gas lebih cepat masuk ke ruang bakar. Tetap perhitungan berdasarkan penyesuaian langkah dan diameter piston yang baru.

Kita analisa desain standardnya dahulu, penggapaian power 13,3 @ 8,500 RPM, gas speed di dalam porting adalah 84m/s. Untuk dimasukkan pada desain mesin terbaru maka kita dapat mencari lubang porting nya. .  Seandainya kita memakai gas speed yang sama,

84 = ((61.5 x 8500 ) / 30000 ) * ( 64.5 / x )^2

84 / 17.425 = (64.5/x)^2

sqrt (4.82) = 64.5 / x

x = 64.5 / 2.195

x = 29 mm

Ketemu porting dimensi 29mm, sayangnya kok terlalu besar seperti motor drag aja. Supaya lebih hemat bbm dan power di RPM rendah – menengah lebih kuat, Anggap kita ingin di rpm tersebut aliran udara dibuat lebih kencang +- 100 m/s, maka porting sebesar 27 milimeter dapat dijadikan pilihan. Baru porting yang relatif kecil ini dikombinasikan karburator yang besar, Keihin Pe 28mm dapat menjadi pilihan untuk mensuplay gas segar lebih deras.

Murmerceng

Dengan diameter piston yang hanya selisih 1 milimeter dari standard, maka diameter klep standard sebesar 31.5 milimeter untuk inlet dan 27.5 milimeter untuk outlet masih bisa dipertahankan. Ini salah satu metoda murmerceng. Tentu dengan mempertahankan nilai katup standard, kita menghemat biaya perubahan dengan menggunakan katub -katub eksotis milik mobil. Namun bayangkan seandainya klep juga turut diperbesar, bukan tidak mungkin power jauh lebih besar dapat diperoleh.

Cara mengakalinya adalah : teknik back cut valve, dengan membubut ulang punggung kem, selain kita meningkatkan massa airflow, kita juga secara tidak langsung meningkatkan lift klep bahkan sebelum kita memapas noken as itu sendiri 🙂

Proses Back Cut

Pengaturan ulang lift, durasi , lsa

Pengaturan noken as adalah kunci kami, desain bawaan megapro yang memiliki LSA sempit kami rubah ke LSA yang relatif lebih lebar, dengan beberapa alasan : Power di putaran bawah dan menengah lebih kuat untuk berakselerasi, Lebih minim detonasi meski kompresi meningkat sehingga aman untuk dipakai setiap hari dan jarak jauh, Daya kevakuman manifold lebih besar untuk menghisap karbu honda NSR SP yang dipasangkan.

Bagaimana memperbaiki putaran atasnya? Kita meninggikan overlap nya sebanyak 0,5 milimeter, memperlebar durasi hingga lebih dari 300 derajat, menambah lifter nya hingga 7,2 milimeter. Dengan ubahan demikian, diharapkan noken as ini selain menambah tenaga juga tetap aman dipakai sehari-hari dan meningkatkan efisiensi bahan-bakar.

Penyesuaian

Penyesuaian adalah faktor penting finishing set up. Setelah dapur pacu di set up benar, maka pembelanjaan karburator keihin pe 28mm dan jetting spuyer dibutuhkan. Selain itu knalpot free flow diyakini lebih mampu membuka potensi tenaga dan melepas kalor. CDI BRT ditugaskan meng-otaki pengapian yang disalurkan ke koil standard dan busi NGK D8EA. Kampas kopling Honda Grand 5 lembar, plat kopling berbintik, dan pir kopling honda Tiger Nagata dipercayakan sebagai penerus daya dari kruk as ke transmisi.

Setelah set up dirasa cukup, saatnya dibawa naik ke mesin dynotest.

Hasilnya :

Hasil Dynotest

grafik dynotest

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA No. 1

SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com




Jika suatu saat berjodoh untuk diwawancarai FORBES MAGAZINE atau bikin buku otobiografi (ngimpi dulu – kan kata shoiciro honda “the power of dream”) dan ditanyakan apa sih rahasia sukses RAT, salah satunya adalah dengan shalat dhuha, dan do’a setelah shalat itu yang mujarab dalam mencari rizky – yang halal dan baraqah tentunya… mau tahu bagaimana do’a nya? 🙂

” Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu dhuhaMu, dan keelokan itu keelokan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu adalah kekuasaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih berada di atas langit maka turunkanlah, jika masih berada dalam bumi maka keluarkanlah, dan jika sulit maka mudahkanlah. Jika haram maka sucikanlah, dan jika jauh maka dekatkanlah, dengan hak waktu dhuha-Mu, keelokan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu. Limpahkanlah kepadaku segala apa yang telah Engkau berikan kepada para hamba-Mu yang shalih”

 

Keren kan do’a nya 🙂 Alhamdulillah, mungkin itu yang bikin kita tetap ada saja diberi kesempatan, dan dipercaya orang untuk melakukan modifikasi, padahal kita belum pernah membongkar motor itu sendiri sebelumnya — kok langsung dipercaya merombak mesinnya. Jadi merasa cool nih, hehehe. . . Narsis!! ^_^

New Honda Megapro, Astra Honda Motor benar-benar telah berhasil membidani motor baru dengan desain keren, berkonsep street fighter dengan karakter berotot, aerodinamis! Cool lah pokoknya. Gak terlalu berlebay-han seperti tetangga… Desain bodi gagah yang tidak dibuat-buat, aura sporty nya cukup keluar.

Sayangnya pemilik motor, mr.A, lelaki asal kota gadis (Madiun) , memfungsikan motor ini sebagai tunggangan turing untuk berjalan-jalan bersama sobat-sobat CB maupun TIGER di kotanya. Padahal di otak saya, sudah terbesit aja nih motor didesain ulang sebagai Karapan DRAG 201 meter! Pasti bisa dibuat jadi jawara! 🙂 Desain rangkanya bagus, terlebih kalau kamu tahu… bongkar cylinder head + blok nya ga perlu menurunkan mesin! Yang artinya mempersingkat waktu kalau mau merevisi porting, bongkar pasang noken as, papas ulang head, bongkar ganti piston untuk seting kompresi, wah,,, pokoknya enak dah buat seting… hehehe… jadi kemana-mana 😀

Mesinya bagaimana? Honda menjabarkan banyak keunggulan baru di mesin-nya, dan kali ini HONDA patut diacungi jempol buat inovasinya! Apa saja? Menurut AHM, New MegaPro dibekali mesin baru 150cc yang lebih responsif menggamit transmisi 5 percepatan. Dengan seluruh part minim gesekan; piston bertekstur ( memiliki ekstra jalur oli seperti yang biasa RAT buat di piston2 standard) , Rocker arm Roller, Bearing Kruk as Hi-speed. Selain itu CDI yang memiliki 12 kurva pengapian (untuk mesin standard lho… ) Keren banget, jadi timing penyalaan busi bisa menyesuaikan putaran gas dalam 12 kondisi, lumayan lah daripada yang analog. Tapi kalau mesin udah rubahan, ya bisa jadi kurang cocok.

Okelah, sebelum dibongkar coba dulu larinya, lumayan, not bad, cuma begitu gigi 4 dibejek abis, gigi 5 nya jadi stall, alias diem, ga mau nambah. Tapi kalau gigi 4 diumpan pas peak torsi, gigi 5 nya mau jalan ke 100. Kita sih maunya, dioper sesuka hati model bagaimanapun, pengennya rpm bisa cepet menanjak naik. bukan lagi merangkak!

Tidak terlalu lama, kita bongkar mesin dengan konfigurasi diameter piston x langkah stroke : 57,3 x 57,8mm ini, di brosurnya terlintas tenaga mesin 10,1 kw @ 8500 RPM. Lebih kecil dibanding byson? ya ndak mungkin, coba di konvert, 10,1 kilowatss itu ternyata sama dengan 13,6 PS. Ya unda-undi lah powernya, tapi bisa digapai di RPM lebih tinggi. Ini yang tahun 2011 lagi trend di RAT! Hehehe…

Piston New MegaPro emang sih lebih kecil dari dimensi piston standardnya Byson, tapi… klep nya lebih besar!! AJIB gak tuh… 🙂 Dengan payung klep 30mm inlet valve & 26mm outlet valve. Pantesan aja power nya bisa dicapai di RPM lebih tinggi. Prosentasenya 52 % dari diameter piston, lha malah lebih besar dari patokanku membuat mesin balap yang biasanya cuma 50 % dari diameter piston hehehe.. berarti perlu belajar lagi ah… 😀 Asyik…

Tujuan utama peningkatan tenaga untuk harian / turing adalah BORE UP! Tidak akan ada yang mampu menggantikan tenaga yang diperoleh dari penambahan tenaga. Kerasanya banyak! Gak nanggung-nanggung. Langkah untuk bore up bagaimana saja? Terutama Cek dulu, diameter pin pistonnya berapa, setelah di sigmat ketemu saiz 14mm, waduh… persamaannya piston apa nih yang lebih gede. Mikir-mikir, akhirnya jatuh pada keputusan memakai piston suzuki satria FU, selain diameter piston yang sama dengan meng-oversaiz 500 hehehe… Mana harga piston set nya relatif murah, dengan pen piston 16mm kita lebih merasa yakin memadukan pin nya, daripada dengan piston honda tiger / megapro lama yang ukuran pinnya 15mm. Jadinya terlalu tipis kalau di shock. Liner blok juga diwajibkan ganti dari milik mobil jika ingin awet.

Hitung ulang kapasitas silinder yang sekaran, CID = 3,1416 x D x D x S, dimasukin ketemu 174,5 cc, dibuletin jadi 175 cc lah 🙂 Penambahan 25 cc, not bad kan buat awal langkah modifikasi. Pasti kerasa lah bedanya. . . Atap piston dipapas sekitar 1,2 milimeter, dinding diberi celah extra jalur oli tak lupa. Tapi bukan berarti new honda megapro ini mentok di bore up segini lho, bahkan piston scorpio saja sanggup ditelannya mentah-mentah kalau perlu Hehehehe…

Penyesuaian ulang porting dilakukan, puncak tenaga ingin dicapai di 10,000 RPM, maka ketemu dimensi porting di area 26.5 milimeter. Ya tidak jauh sebenarnya dari hitungan penyederhanaan graham bell, bahwa dimensi porting inlet adalah 85 % dari diameter klep nya. Hmmm… Berarti porting buang ya 100 % diameter klep buang, ketemu sama donk 26mm nya hehehe… gampang amat 🙂 Ngitungnya yang gampang, ngerjainnya kudu lebih hati-hati…

Percobaan untuk mesin baru camshaft kita ambil 1 milimeter saja, bunyinya agak nge-clek sih, yah maklum namanya baru bikin 1 noken as, belum hafal sela-selanya 🙂 Ntar kalau sudah rame orderan noken as street new honda megapro, lancar deh tangannya menggerakkan alat buat bikin profil kemnya hihi… Durasi kita ngikutin standardnya aja biar ga ribet nyeting karbunya nanti.. 😀

Cepat dan mudah ya kelihatannya… prakteknya? Ya penuh perjuangan… dan memeras otak. Tempaan fisik dan mental sepenuhnya deh nge-bengkel tuh hehehe… Bahkan hingga dibela-belain kehujanan, berteduh di warung kopi, karena jalanan banjir, hedew… kalau musin ga jelas begini , susah nyetingnya ama kalau mau belanja cari spare part T_T

Karena dapur pacu dari bawaannya sudah terbilang ajibnomoto sih, jadi pengerjaan untuk membuka aura sang megipret supaya kuat membawa box rice cooker cukup diledakkan dari blok silinder. Pasokan bensin masih bisa dipercayakan pada keihin pe28mm. CDI BRT HYPERMAX, Coil Yamaha YZ125. Knalpot? Masih cukup mengandalkan bawaan standard rupanya.

Tetap Kencang dan Santun …

RAT MOTORSPORT INDONESIA
RAYA BYPASS JUANDA no. 1

O85645577007

mail / fb : dragswega201@gmail.com

 

 


http://www.ratmotorsidoarjo.co.cc

Alhamdulillah,

Wawan “RAT” in cool tuning minerva HEAD

Jodoh – mati – rejeki , memang sudah digariskan oleh yang maha Kuasa. Manusia hanya diwajibkan ber-ihtiar dan tawakal. Tak lama berselang dari modifikasi minerva R150VX pertama, datang kembali yang kedua. Kenapa dituliskan lagi untuk motor yang sama? Karena yang ini beda, aliran modifikasi kita memang dinamis, bukan statis, otak kita liar, jiwa kita bebas… Kita melukis konsep modifikasi, kita memahat mesin, kita merajut torsi dan tenaga… apa yang kita kerjakan adalah sebuah karya seni yang didasari ilmu pengetahuan. Setiap kesempatan yang dipercayakan kepada kami, tantangan untuk bergerak maju bukan kami jadikan halangan… Sungguh semoga janji ALLAH tak lepas, dan derajad kami ditinggikan olehNya.

Memasang pir klep dengan Special Tools …

Sebenarnya MR. D sudah lebih dulu datang ke bengkel R.A.T motorsport, tapi modifikasinya ketinggalan,  heheheh… cowo keren – macho kelahiran banjarmasin ini membuat kesan pertama  yang istimewa, datang dengan motor sport meraung-raung , suara menggelegar itu dikeluarkan dari knalpot super eksotisnya. Datang ke bengkel untuk konsultasi, kalau dijelaskan tampak serius banget mendengarkan, kayanya cerdas nih orang, rasa ingin tahu nya tinggi. Dia mengeluhkan minerva nya yang kalau sudah nyampe ke – 80 KPJ, susah naik lagi…  padahal motornya sudah dibekali CDI BRT shogun 125, Knalpot Free Flow, kemudian mas wawan menimpali, “Apa buku petunjuknya sudah dibaca mas, disitu tertulis maksimum kecepatannya memang cuma 90 KPJ”. Sontak mr.D terkaget-kaget, kok mas wawan yang lebih tau.. cape’ deh… 😀 hahaha…

Cylinder block di press, simulasi pemasangan mesin

Ternyata hidup mr.D sudah terkonsep rapih, dia memiliki laci anggaran yang sudah di plot, untuk body sekian, untuk upgrade kaki-kaki sekian, untuk mesin sekian… Ckckckc… dana upgrade mesin paling sithik rek… Emane… Untuk menyumbang R.A.T motors, dia memberi anggaran 1,5 JT.  Kalau begitu kita juga harus mengkonsep modifikasi yang rapih nih. “Boss, minta ditinggalin DP kek buat belanja barang n bayar ongkos bubutnya …” ujar saya memelas. Dengan sigap mr.D mengeluarkan sesuatu dari tas nya, Lhoalah lha kok Sirup Marjan dan Kopi Nescafe, mosok atene dibayar gawe sirop mbek kopi… wis persis dukun ae AHahHAhahahHA 😀 Okelah, dijanjikan besok sepulang ngantor mau mampir bengkel lagi katanya, karena kesibukan mr.D butuh motor untuk wara-wiri, dia minta izin untuk meminjam vario kami, ” ini gak bore up kan, ntar di gas ngangkat lagi” tanyanya, kami hanya tersenyum tipis penuh makna 🙂 Rasakan sendiri lah..

Kalibrasi ulang karburator

Begitu sang empu pulang, fairing sontak ditelanjangi, mesin diturunkan, cylinder head + block dibuka untuk dibersihkan, kita pelajari lagi, kita rundingkan bersama konsep modifikasi mesin seperti apa yang akan kita jalani lagi. Setelah ketemu konsep diatas kertas, baru kita mulai bergerak. Piston 64milimeter jepang untuk model honda tiger kita gandeng, guna mendongkrak kapasitas minerva 145 cc menjadi 155 cc, lumayan lah. Blok silinder sekalian di overbore di bengkel kolter KARBI , di bilangan rungkut industri, ini ahli bikin liner seperti pabrikan jepang, terdapat alur menyilang pada liner namun jika diraba halus. Clearance piston kami request 0.04 milimeter ke dinding, bikin kaya motor road race an yo mas.  Kompresi tetap padat saat mesin panas karena ring semakin menekan ke dinding silinder, namun friksi piston ke dinding rendah. Lho, manteb to! Senang bukan bila dikelilingi rekan kerja yang pandai… ini memuji begini bukan karena kemaren dapet THR an kemeja dari mas Karbi wkkwkwkw… ya tak doain rejekinya selalu lancar mas karbi. 😀

Karburator tuning by R.A.T

Karburator dibelanjakan dari pabrikan keihin tipe PE dengan venturi 28 milimeter, pilot jet # 42, main jet # 120. Intake manifol dari suzuki satria FU. Dicolokkan pada silinder head , skep dibuka penuh, lhaaa… ketahuan bagian mana saja dari porting yang menubruk 🙂 Digambar, diberi tanda pakai stipo, baru deh menuju ke ruang eksekusi Foredom, disini biasanya kami menyalurkan inspirasi modifikasi paling lama… ruang porting. Kehati-hatian, ketelatenan, kesabaran diuji disini. Apalagi ini bulan ramadhan wah, pasti bagus-bagusnya bikin porting nih. 🙂

R.A.T sang pemahat

Intake masih tak jauh beda, karburator 28 milimeter, porting 28 milimeter, katub dari standardnya 30 milimeter, kita kecilkan menjadi 29 milimeter… LHO.. Lho.. LHo…? Edan po piye, ya memang otak kita “rusak” hahaha.. Inginnya meniru porting model downdraught, pokoknya begitu lah konsepnya. Bisa dipahami sendiri dari gambar. Nanti saya jelaskan untuk murid-murid privat modifikasi kohar ja Hahahha… 😀 Model ini sekalian proposal bagi boss dari kalimantan yang mau bikin motor drag, kalau baca posting ini semoga semakin cepat mengirimkan mesinnya 🙂 hehehe… Aliran udara dibuat segila-gilanya memasuki ruang silinder, meningkatkan efisiensi volumetris mesin.

Konsep diatas kertas

Zuuunngg. Zunnngg.. teliti dan presisi

Valve dimodel back cut, apa sih ini, kok sering banget disebut-sebut, ya kurang lebih nya merubah katup standard menjadi mendekati model klep racing. Oleh karenanya saat kita ke bengkel bubut Arif Motor di bilangan kutisari, -ckckck nasib bengkel katrok mau kerja aja wara-wiri , untung bensin muter2 ini ga dimasukin ke nota – kita bawa sekalian klep racing TDR untuk dijadikan acuan. Sekaligus kita bubut piston dan memperdalam relief klep di permukaan piston. Wah tehnisi baru nya ini alim banget, begitu adzan terdengar, langsung kabur ke masjid, klep dibiarkan muter-muter diatas mesin bubut.. Lho he.. Lho he.. 😀

cak Arief ‘MarQsA’

Olah rasa, cipta dan karsa…

Porting buang – LEGA

Porting buang gimana bang? Klep buang kita kecilkan jadi 24 milimeter, di area mendekati knalpot porting buang kita kikis selebar-lebar nya mendekati gasket knalpot bersisa 1 milimeter rata. Tujuannya apa, supaya nafas motor semakin panjang. Ga butuh tendangan balik? Butuh sih, dikit aja ga usah banyak-banyak. Itupun bisa diatur dari pipa knalpot dan noken as. Oiya, knalpot super eksotis yang dibeli oleh mr.D seharga hampir 1 JT terpaksa kami lengserkan, hahaha… soalnya emang cuma menang gaya, performa nihil! 🙂 Makanya waktu mr.D datang ke bengkel dengan honda City nya mengantar knalpot standard wajahnya melaaasss gitu, nyesel kali ya dia beli knalpot :p makanya kok gak dari dulu-dulu dibawa ke R.A.T boss… hihihi…

Pick up ditata ulang menyesuaikan BRT Shogun 125

Kompresi relatif rendah karena piston tiger hanya mampu membentuk dome 2.5 milimeter, oleh karena itu yang kita kejar adalah rasio dinamis kompresi, durasi noken as diperkecil dibanding standard, lifter dibuat di kisaran 6.9 milimeter, buka-tutup klep cepat diiringi pir katub yang diganjal ring 0.5 milimeter. Sayang suara cam yang agak berisik kurang disuka oleh sang empu, tapi diakuin emang tarikannya lebih menyayat hati. Okelah, ganti noken as spec B, lifter 6.6 milimeter, tapi durasi diperlebar. Noise tereduksi, fokus keuatan mesin pada putaran atas. 2 kali naik turun mesin tidak apa-apa, dibayar dengan kepuasan menyaksikan laju motor mampu dibejek hingga mesin berteriak di gasingan 12.000 RPM tanpa halangan berarti saat mr.D melakukan test ride sendiri di jalan bypass juanda. 100 Kpj pada gigi 4 diraih dalam hitungan beberapa detik, dilanjut top speed yang dibatasi pada 120 kpj dikarenakan final gir belakang dibesarkan dari standardnya 38 ditingkatkan menjadi 40 mata. Peningkatan top speed 30 persen dari standardnya , sudah cukup lumayan bukan jika modifikasi terarah? Akselerasi sudah pasti jauh-jauh lebih ringan dari standardnya. Dimana gigi 3 selalu terjadi RPM jatuh – drop – kini tidak ada lagi suara mesin ambles… Gasss Terussss…

Area kampas kopling – pir kopling? Standard! Tidak wajib ganti. Karena motor masih relatif baru 1 bulan, ngapain ganti. Justru kampas rem depan perlu diganti memakai punya Honda Supra fit, supaya pengereman lebih pakem. Bahaya juga kalau ngebut-ngebut tiba-tiba si komo lewat… macet dong 😀 Sip, bayaran diterima, kita doakan semoga mr.D makin banyak rejeki dan motornya membawa berkah!

Tetap Sehat – Tetap Semangat, Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

R.A.T MOTORSPORT

Raya Bypass Juanda No. 1

SIDOARJO

cp : 085645577007

specification of tuning :

– Cylinder head port & polished by R.A.T

– Back Cut Valve modification

– Piston Tiger 64 mm, custom piston, deep relief

– Cam lift 6.6 mm, 300 degree duration made by R.A.T

– Carb. Keihin PE 28 mm, Pj # 42, Mj # 120

– OEM muffler customized

– CDI BRT Shogun 125