Posts Tagged ‘honda tiger’


Alhamdulillah,

Bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur – namun dengan bersyukur niscaya hidup kita menjadi lebih berbahagia. Menjadi tua itu takdir, namun tetap berpikiran muda itu pilihan. Begitu pula di dunia modifikasi. Motor boleh terkesan tua, tapi nafas harus muda bung!! Harus bisa melayani istri dua .. lho 😄

Pelanggan satu ini special karena ketika datang motornya sudah keren. Megapro yang dimodif body cb, tampilan ganteng full airbrush, mbois lah pokoknya. Tapi sayang ketika disalip cabe-cabean naik mio, motornya udah ga bisa ngejar… batuk batuk larinya. Nafsu doang gede wkkwkw


Rebuild

Akhirnya mesin pun dipasrahkan ke RAT MOTORSPORT Sidoarjo, disini langsung dibelah total untuk menelaah mesin mulai dari dalemannya. Meski ajining rogo kui saka busana tapi kekuatan mesin juga harus ga kedodoran. Langsung saja kruk as dilengserkan pakai kruk as Honda Tiger. Cylinder Block diganti Tiger. Piston langsung di oversize pakai megapro punya ukuran 65.5mm. Soalnya kalo cuma standaran tiger paling tenaganya cuma 16dk – kurang greget!

Tapi tenaga ga cuma bersumber dari piston lho. Pasokan volumetrik efisiensi juga di optimalkan dengan modifikasi porting head. Noken as pun di papas 0.8mm supaya bahan bakar lebih deras masuk ke silinder. Sumbernya dari karburator pe28 dijejali pj 48 mj 125. Respon gas ga ad matinya tuh…

Blaarrr…!!! Suara knalpot andyspeed menggelegar menyemburkan 25 daya kuda. Dijamin sang kusir tak lagi malu ketika memecut sang kuda supaya berlari. Kini, kalau ingin kenalan dengan gadis pun sang pemilik ga perlu repot. Cukup di blayer di sampingnya, blaarrr…!! Sang pujaan hati pun jatuh ke pelukan 🤣

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

  • RAT MOTORSPORT INDONESIA
  • Raya bypass juanda no 17
  • Sidoarjo – Jawa Timur
  • Wa : 085645577007
  • pin : 5511F334
Iklan

Alhamdulillah,

Di tangan dingin mas Fikri “Aceng”, salah satu engineer RAT MOTORSPORT sidoarjo pecinta Motor Honda GL-Series , motor tua ini dirajut pelan pelan penuh ketelatenan. Spec awal motor cuma diganti kruk as megapro, piston megapro, head megapro set ternyata tak memuaskan hasrat lelaki. Maklum di dyno powernya mentok 15dk, itu ya rasanya cuma kena tanggung terus, ga bakal bisa Klimaks broooh :D:D:D

Rekonstruksi 

Kruk as langsung diberi jamu kuat supaya lebih panjang, big end digeser 9mm, connecting rod tetap pakai standard. Ga cuma panjang, ototnya pun dibuat kekar, ditambal daging, dibalance ulang. Kalau sudah tambah panjang dan berotot tentu nyodok ke lubang nya makin greget to bro. Lubang silinder maksudnya #tapigak 😂😂

Batang kruk as besar kalau pucuk piston mu kecil itu rasanya ya gimana. Langsung dimekarkan menggunakan piston CBR 150 oversize 2.50mm. Kenapa piston cbr ? 

  1.  Bobot pistonnya ringan, desain dinding pistonnya istimewa minim gesekan, ga lucu kan lagi gerak maju mundur kenceng trus lengket di liner hehe
  2. Ring piston 0.8mm dan oil ring tipis, gesekan ring tipis membuat dia lebih tahan untuk rpm tinggi. 
  3. Murah, dibanding piston forged beda harganya kan kejauhan ya coeg kwkwkw. katanya kalau ga murmerceng ga cinta. Murah meriah ngaaa.. Eh kenceng 😁

Pengaya Tenaga

Yup beda antara cam yg di dial dengan tanpa di dial pada dyno bisa selisih 2-3dk, dengan dial cam profil bisa dibentuk harmonis lekuk lekuknya. Tinggi cam dibuat 9mm agar asupan udara segar masuk banyak ke silinder. Overlap cukup di angka 1.8mm yang penting pembilasan ruang bakar bersih. Durasi ? Motor turing sih cukup main di 260 derajat dengan lsa 110. Tapi pelatuk roller vroh, lebih adem suaranya, mendesah desah manis, kalo berisik kan bikin ilfeel heheh.. 

 Kenapa durasi kecil? Kalau durasimu terlalu lama, pir klep cepat lelah, semua part yang bergerak mengikuti cam juga pasti cepat lelah, itu satu. Resiko valve float alias ngambang di putaran tinggi juga bahaya. Terus Puncak tenaga nya terlalu bergeser ke atas dan terkorbankan putaran bawah menengah. Kan enak di buka sitik gas nya langsung Ahh.. Eh jossss!!! 

Lantas bisa dapat tenaga atas nya ? 

Porting di desain special brother, dengan velocity tinggi. Sumbernya dari me-cutter ulang valve seat dengan multi angle. Tak lupa punggung klep di back cut. Klep tetap mengandalkan standard megapro. Oke porting menganut hi velocity, lantas cfm nya dari mana? Tenaga kan tetap dari cfm. Ya dari lift tinggi tadi dan karburator pe 28 pun masih direamer menjadi 31mm. Teriaaakk Legaaaaa hingga 11,000 rpm dengan kombinasi jet 52 / 128.

Penyalur daya

Knalpot customize , membuat plong torsi 24nm , meski kompresi sebenernya relatif rendah 10:1. Tapi tetep lebih baik kalo knalpot ga nahan, perlu didesain ulang lubang nya sesuai cam yang ada biar marem melek.. Eh. 

Draft gir menggunakan megapro standard, pick up pengapian sepanjang 22mm dengan lepas 10mm menggunakan cdi tiger, untuk mendapatkan stateran yang tidak nendang balik. Final gir 15/37 membuat motor cukup adil lah enak diajak jalan di perkotaan, nafas juga cukup panjang untuk luar kota. Yang pasti untuk mengajak sang kekasih ke vila di tretes bisa laahhh… Ngapain?? Ya bakar jagung hehehehe , mau tau aja. Haahaha

Tetap Sehat – Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari 

RAT MOTORSPORT INDONESIA 

  • Raya bypass juanda no 17 
  • Sedati-Sidoarjo
  • Jawa timur
  • 085645577007
  • Pin bbm : 53AAC505

Alhamdulillah, 

Awali segala sesuatu nya dengan niat yang baik, dan bersyukur sebanyak-banyak nya atas suka duka dalam berproses. Karena ketika hasil tidak menghianati proses , maka setidaknya kita bisa membagikan karya kecil kita pada dunia. Adalah Mr. I , dari bandung, sang penguasa ratu macan yang terus ber evolusi, inilah spec terbaru atas Honda Tiger DOHC yang dia juluki sang ratu ELEANOR. 

Akhirnya setelah 240cc riset aman harian, pedes, nampol. Dilakukan lah upgrade terakhir finalnya, rubahan frontal dipersiapkan!

PENYEMPURNAAN EFISIENSI MEKANIS

Misi kali ini adalah Optimalisasi! Karena batas akhir diameter piston yang bisa digunakan ketika swap blok head fu ke tiger dengan spicer memakai ukuran 70mm, maka dibelilah piston racing single ring sekalian. Bukan buat keren-kerenan, tapi daripada pake piston scorpio ya ga keren sama sekali la yaoo. 😄 

Oke, pertama kita gali dahulu keuntungan piston dengan single ring. Piston single ring mampu berkitir di RPM lebih tinggi karena berkurangnya friksi. Selain itu tentu silinder juga lebih dingin kalau gesekannya minim. Dan karena ini piston racing tentu bobotnya juga ringan, coakannya bisa diatur dalam , jenongnya juga bisa didesain sesuka udel .. eh hati. Hehe.. lakukanlah dengan hati mas bila kamu mau.. mau apa? Ya mau kenceng lah 😄

Jangan cuma dilihat bagusnya aja, bagaimanapun juga pasti ada kerugiannya ; salah satunya piston single ring pasti lebih rentan terhadap kebocoran kompresi. Trus kalau uda tau kurangnya mau kamu tinggalin? Heheh.. jangan dong, harus saling melengkapi. Nah setelah kita mengetahui kekurangannya maka kehilangan kompresi tadi harus diijoli dari sektor lain. Bukan malah dipacu kompresinya, justru cepet rusak malahan ring nya kalo gitu.

TORSI DARI SEKTOR LAIN 

Ok kita tak lagi bisa memacu torsi dari  perbandingan kompresi. Maka penyesuaian untuk meningkatkan flow kedalam silinder harus dilakukan. Untung head fu big valve dengan gas speed tinggi sudah ditangan. Maka seperti halnya jodoh, noken as adalah pasangan sejati yang tercipta untuk sebuah head. 

Diatas meja flowbench cylinder head fu sudah tak ada kenaikan cfm maupun gas speed signifikan diatas lift 8mm , maka tak perlu lift tinggi kecuali emang kamu mau main balap. Noken as special RAT kali ini didaulat untuk mengatur buka tutup klep klx250 ukuran 25/22 di head Fu ini. Cam beringas memiliki durasi 255 ala motor Fu bore up pada umumnya, dengan lift cam 7,5mm. Sengaja didesain durasi kecil untuk mengumpulkan torsi dan akselerasi. Apalagi noken as ini langsung dimodif dengan bearing 6900zz. Enteng raungan rpm nya. Blarrr…!!!

Tak berjalan sendirian, kuda-kuda pun diperkuat. Kruk as crf kali ini dilengserkan, diganti kruk as tiger yang di stroke up hingga langkah 70mm dengan sistem bosh ala thailand oleh warkop performance. Ini baru full tuning touch namanya. Inti dari stroke up, apapun caranya dan tekniknya terpenting kesetimbangan hasil dan balance. Hebat nya mas sumantri, komandan warkop, tahu betul apa pentingnya motorcycle crankshaft static balance dan manfaatnya. Kalau kalian belum tahu , coba cari link nya di youtube. Jangan nge youtube film semi mulu … wkkwkkw 😄😄😄

Drivetrain Loss

Tenaga besar yang tak tersalurkan itu sama aja useless brother. Maka primary gear diganti lagi pake mata 25th. Penyesuaian ini ada keuntungan tersendiri, gigi oli pump jadi ikutan besar jadi semprotan oli Federal Racing XX dalam jumlah 1,3 liter. 

Kampas kopling diganti pake WRX kevlar karena kampas standar udah ga mampu nahan tenaganya. Kampas ini di treatment direndam oli sehari semalam supaya hasilnya maknyosss…

Diajak sprint akselerasi dan nafas tiger ini ga kedodoran, 120 kpj sanggup diraih dari gigi 3 saja. Kecepatan 170 kpj masih diraih dengan rpm santai 7,000 RPM di gigi 6. Mengerikhannn… ngukurnya pake GPS lho ya.. biar precici 😇 Potential power sudah pasti 38dk+ nih bro… coba kalau dikasih gir ringan dan ban kecil, asyik juga buat drag 1200m an😆 sing numpaki ngeri

Kedahsyatan Tiger Eleanor ini tak perlu diragukan lagi.. ada yang mau mengikuti risetnya? Silahkan mau pilih yang model gimana 😄… karena setelah ini sang Eleanor tak lagi bernafas secara natural, dengar dengar ke depannya mau di instal Turbocharger.. hadehh pusing pala barbie ngikutinya 😄😄😄 apapun…

Tetap sehat ! Tetap semangat! Jalin persaudaraan tiap hari. 



Alhamdulllah, 

Sebenarnya disinilah awal perjumpaan antara RAT dengan mr.Ihsan, entah bagaimana beliau yang jauh di bandung dan kami di Sidoarjo bertemu? Lewat BBM seingat kami, dan awal nya malah saya sebut mr.I orang “gila” wkwkw … 

Hobby keren Modif tiger rekonstruksi ulang DOHC dengan block dan head fu yang sudah nembus 28dk masih ingin ekserimen lagi, apa ga gila, coba?! ckckck… besok kalau udah nikah semoga menteri keuangan ga rewel ya bos ku 😄😄😄 amiiin….

THE POWER HEAD BY RAT MOTORS

Setelah sharing-sharing , tak lama mr.I order power head big valve Fu ala RAT. Tadinya ngeyel pengen batang 5mm supaya kuat, kalau saya bilang justru bikin mekanikal kerja mesin berat. Mending batang klep 4,5mm udah ga nyalahin kodrat Fu. Kalau bisa malah batang klep cbr 4mm, keren hihihi, angel tapi carinya. Maka biar murmerceng, klep dipilih dari bahan klx250 maupun dari bajaj pulsar230 yang ringan dan kuat. Sebenernya waktunya topi klep make titanium nih… 😇

Tips meminimalisir gesekan akan lebih terasa,misal, di head tiger konvensional yang stem 5,5mm dirubah jadi 4,5mm kerasa banget sitimewa eh istimewaa 😆 Kalau masalah keamanan selama klep ga nabrak piston ya pasti aman di rpm tinggi. Trus kalau mau lebih kuat klep nya suruh minum jamu hihihi… kabur… 😄😄😄

Lagi lagi ga pede ketika disodorkan konfigurasi klep 25/22, sedangkan pada head sebelumnya sudah aplikasi klep thunder yang ber diameter 25,5 / 22,5 tapi batangnya 5mm 😩😨😧 nanti kalau sudah tahu rasanya baru percaya… hihihi

Porting special request, hi-velocity type ala swega Rat sidoarjo mintanya… wkkwk la kalau ala motoman ya kirim ke amrik sana bos ku. Peningkatan kecepatan dalam porting no.1 dipengaruhi apa kawan? Desain klep dan valve seat. Kedua, desain ruang bakar nya. Ketiga, baru ngomongin porting di bowl area. Setelah semua halangan utama disikat dan arah aliran udara diperbaiki , baru terakhir cek ukuran.

 Dan hebatnya ketika semua arah itu benar, biasanya ukuran tidak jauh dari yang diharapkan. Karena lebih penting arah aliran udara ketimbang ukuran, dan mr.I tentu sudah banyak makan garam tentang hal itu. Untungnya ga jadi asin kebanyakan makan garam kwkwkwk

Head ini rencana dipadukan dengan cam special custom made by warkop performance yang sudah dimodif pake bearing bambu supaya makin enteng kitiran rpm nya. Ditambah pir klep FXR sebagai pengikat katup , pastinya makin mantap menyelaraskan kurva tenaga di setiap Rpm. 

Silinder di bore up lagi make piston Eliminator oversize 3.00mm. Cuma liner langsung diganti bahan diesel antisipasi heat transfer dari ruang bakar. Lantas oil cooler milik VIAR dipasang supaya pendinginan sempurna karena milik viar lebih besar. Bikin hati ikut adem ayem.

Sementara kontruksi kruk as tetap pakai honda CRF. Hanya saja bearing kruk as sudah diganti NTN japan kode hi-speed. Disini adalah pembelajaran efisiensi mekanis mampu mengurangi Engine loss power. Karena sejatinya ada tenaga yang hilang beriring dengan gesekan piston maupun ring, termasuk pula bearing disekitar kruk as disetiap putaran mesin.

Penyempurnaan juga dilakukan pada pensupplay udara dan bahan bakar, karburator diganti UMA 34mm kombinasi spuyer 38/128 pas dipadu padan dengan filter udara UMA juga tapi warna Pink. Imoet banget gitu lohh… cocok untuk sang putri 🙂 eh putrinya kan sadis ya, kok aksesorisnya imut. Tapi ya lumayan e ini filter udaranya 700rebon mbokkk… demi volumetric efficiency.

Untuk menyalurkan daya supaya tidak sia-sia, primary draft gear dirubah menjadi 1 mata lebih berat. Pula, close rasio set spec tiger turing disematkan. Jadi tenaga tidak ada yang terbuang sia-sia. Yang terbuang mending di sampah… 😷😰 apaa cobaaa … 

Knalpot akhirnya nurut saran tubagus denmas swega RAT, diganti freeflow, karena silincer itu menjadi kuncian anrara pengatur tenaga dan suara. Merk CLD dipakai untuk mengawal keseharian Eleanor di jalan. 

BLARRRR…!!! Raungan mesin tiger diatas dynobench kini sudah mencapai 35dk dan torque 26nm. Nah kalau diatas dyno angka torsimu lebih besar dari kapasitas silinder dibagi 10, maka sudah nilai 8 bro rapornta. Lha ini 240cc kudunya dapet 24nm, eh la kok malah jadi 26nm,  kuat banget ya torque nya. Buat tanjakan kuat, buat di trek lurus kaya syaitooonnn…

So call me, Honda Tiger Eleanor… tanpa cinta tak akan terwujud sebuah cita-cita besar. Sudah cukup sampai disini? Hehe… tentu tidak, mengalahkan ninja korekan menjadi sasaran berikutnya.


Alhamdulillah, 

Riset terus berlanjut. Setelah puas dengan hasil awal, maka kerja keras baru saja dimulai. Mesin diturunkan, dibelah, Kruk as standar coba dilengserkan untuk merasakan tenaga hasil dari kruk as CRF 220 , stroke 66mm murni bawaan pabrik. Kategori modifikasi kruk as seperti ini kurang menggigit tapi relatif cocok untuk pemula yang masih malu malu modifikasi kruk as hihihi..  

Supaya bisa nol paking, dan mekanikal pergerakan rantai keteng tetap bagus maka torak diganti dengan CBR150 oversize 2.00 , diameter 65,5mm. Konfigurasi bore n stroke square ini diharapkan mampu menyemburkan tenaga merata. Keunggulan piston CBR bobot piston ringan, dan tebal ring piston 0,8mm menjadikannya minim friksi ke liner, akselerasi rpm diharapkan menggila. Penting orang nya ga jadi gila gpp… wkkwkwk 


Modifikasi Head dan Camshaft

 Pada titik ini mr.Ihsan mulai belajar, modifikasi head. Konfigurasi head langsung dilebarkan menjadi 25/22 menggunakan katup thunder. Porting ditata ulang. 


Cam ditata ulang hingga lifter 8mm in dan 7,6mm ex. Untuk mengimbangi porting dan klep yang besar kompresi dipacu hingga 12 : 1 untuk menambah kevakuman mesin. 

Diimbangi sektor kopling house diperkuat dengan rumah pir 6 dan kampas kopling 6. Supaya kalau diremas mantap. 

Perubahan ini mantap menelurkan extra 6dk dari posisi ubahan standar. Tercatat torehan 28dk , dengan torsi 21nm terbilang lumayan daripada lumanyun 😄 paling tidak sudah bisa menggoda goda ninja 250cc. Menggoda acha septriasa bisa juga kali ya wkkwkwk… 

Next , modifannya akan lebih tajam dan beringas… hingga akhirnya menyandang nama Eleanor, sang ratu yang sulit ditakluk kan. 

Tetap Sehat, Tetap Semangat! Biar bisa jalin persaudaraan tiap Hari.