Posts Tagged ‘fu nol paking’


Alhamdulillah ,

POWER KIT FU

POWER KIT FU

Segala puji bagi Allah dengan sebaik-baik pujian, puji yang tidak bisa diungkapkan dengan kata. BagiMu puji atas kesempatan-kesempatan riset yang Engkau anugrahkan. Maha mulia Engkau,yang telah melimpahkan keluarga, kerabat dan saudara-saudara yang baik. Mahasuci nama-namaMu, Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada Muhammad SAW dan keluarganya,dan para sahabatnya.

di ukur dulu lah CFM dan GAS SPEED nya biar gak ragu

di ukur dulu lah CFM dan GAS SPEED nya biar gak ragu

Ini adalah paket bore up suzuki satria fu paling favorit yang biasa dipesan oleh pelanggan untuk dikirim ke luar pulau, dan kini paket ini kami kembangkan sehingga bisa bertambah galak lagi. Kruk as stroke up nol paking langkah 55mm dengan connecting rod menggunakan milik yamaha RX-King. Piston Scorpio oversize 1,00 mm dengan diameter 71mm yang dimodif ulang sehingga memiliki dome 2 milimeter. Dari konfigurasi stroke dan bore didapat kapasitas mesin mendekati 220 cc , tapi dengan tampilan tampak luar standard. Head klep lebar konfigurasi 27/23 dibikin dari katup bajaj pulsar 220 sebagaimana yang seringkali kita pakai balap juga, dengan klep ringan ini kita bisa membentuk flow besar tanpa mengurangi kecepatan lajunya, inilah special port type 2014. Tentang tips pemakaian bajaj pulsar ini kita juga diwawancarain oleh wartawan maniak motor dan dimasukkan dalam artikel, KLEP TITANIUM ALA RAT. Pembesaran diameter katup sebanyak 5 mm dari standardnya tentu bisa membawa kita pada pembesaran volume porting 5mm juga dari standardnya serem…. Noken as standard di las stainless steel, lalu di grinding ulang untuk mengejar kompresi rotational tinggi. Dengan modal ke empat barang inti tersebut , sudah bisa menciptakan motor FU yang asolole josss…!!! Hehehe…

Noken as cungkring :D

Noken as cungkring 😀

Tanpa memerlukan barang pendukung yang mahal- ternyata bisa lumayan menghasilkan tenaga 32 dk. CDI BRT type dual band banyak dijual, Karbu PE 28 special reamer 30mm, Leher knalpot special dari stainless steel, kemudian silincer knalpot standard bobok. Hampir tidak ada yang istimewa, dan masih mengandalkan Bukan tidak mungkin untuk dikembangkan lagi kedepannya, bukan begitu, begitu bukan?!

dynograph fu 32dk

dynograph fu 32dk

Kunci istimewanya adalah dengan kompresi relatif kempos, kita bisa membuat noken as dengan buka tutup cepat , lift tinggi, dan profil landai untuk akselerasi torsi kuat. Supaya tidak kedodoran di putaran atas, porting kita hajar dibuka hingga mendekati lebar 100 % di bowl area porting. Klep di back cut, dan pir klep menggunakan standard supaya hantaman balik katup tidak terlalu sadis seperti lagunya afgan. Wkwkwkw… Aduh mekanik kok ndengerinnya afgan, yang cadas dong pak..!!! Cheribelle gitu… #tepok jidat

pembelajaran baru

pembelajaran baru

 Kampas kopling menggunakan suzuki rgr 150, dan pir kopling smash. Terbukti mampu menggamit torqi di angka 23 nm tanpa mengalami gejala selip. Akselerasi RPM pada gigi 4 di tes diatas meja dyno dipanteng dari 6,000 rpm menuju ke 12,000 rpm hanya membutuhkan 2,4 detik menarik gir depan 13 belakang 36 mata yang dipatok untuk kebut-kebutan mesin bisa teriak habis di 500 meter. Dengan rasio standard gigi 5 mudah menggapai 160 kpj, belum dimasukin ke 6 lho , tes sendiri aja yang punya kalau seneng mentok-mentokin. Maklum sekarang sudah jadi bapak-bapak bro… inget anak masih kecil dirumah wkakakakkaka 😀 Jetting pilot jet 48 dan main jet 125 dianggap mumpuni meski masih tampak kebasahan, tapi kan biar aman dipakai boss, dipanjer mesin makin enak karena suhu mesin tetep adem. Pengen lebih adem lagi ya dimasukin kulkas bos ku… wikikikiki…

Yang ini akan terbit, Jupiter head 4 klep hasil modifikasi sendiri wakwakwak

Yang ini akan terbit, Jupiter head 4 klep hasil modifikasi sendiri wakwakwak

Tapi bahagianya adalah setiap kali modif mesin selalu ada perkembangan dan bisa memecahkan rekor sendiri itu suatu kebahagiaan tersendiri, tapi kalo mau memecahkan rekornya pakde ibnu sambodo ya takut kualat… 😀 Wakakaka.. Apapun

Tetap Sehat!! Tetap Semangat!! Supaya bisa Modifikasi mesin Tiap Hari!

  • RAT MOTORSPORT INDONESIA
  • Bengkel Tuning bersahabat ^_^
  • Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17
  • SIDOARJO – JAWA TIMUR
  • 085645577007
  • bbm pin : 53aac505 / 5511f334
Iklan

Alhamdulillah,

seting fu diatas meja dyno

seting fu diatas meja dyno

Puji syukur telah dijodohkan kami oleh Allah SWT dengan Mr.B , seorang mahasiswa fakultas teknologi STIKOM untuk riset suzuki satria FU nol paking gaya baru. Bukan main stroke up dan stang pendek, tapi dengan stang panjang dan piston tipis tapi langkah tetap mengandalkan gerak piston dari TMA ke TMB standar pabrikan suzuki. Kali ini memainkan teorema ilmu POWER by RPM favorit salah satu guru kami mr. mosyik priyonggo, bukan dari kompresi dan torsi lagi.  Dan pemilihan part berikut akan membuktikan ke empirikan dari sebuah perhitungan diatas kertas 😀 Dan berikut adalah cuplikan sebagian yang kita pelajari, sebagaimana nasehat “Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)”

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

Connecting rod milik honda Tiger yang lebih panjang dari standar FU di daulat untuk mengikat piston honda CBR 150 yang bantet ke daun kruk as. Kenapa Honda CBR, karena piston ini memiliki berat massa lebih ringan dibanding standard fu, tipis, pendek, serta pin piston nya 15mm dibanding piston fu yang berdiameter pin 16mm dan piston tebal. Pada bagian big end stang tiger perlu dibubut 0.5mm di sisi kanan-kiri agar lebar daun kruk as balik seperti ukuran standard jepang ketika semua terpasang kembali. Karena prinsipnya main RPM, maka sebisa mungkin benda-benda yang berputar harus memiliki massa ringan. Kalau perlu yang naik motornya juga diet biar ringan hahahha…

mengecek deck height

mengecek deck height

Pengennya sih kaya moto GP – bisa melengking di RPM tinggi , ngga cuma mendesah basah wkwkwk… Itu bisa terjadi bila panjang stang/ stroke rasio mendukung mesin bernafas di rpm tinggi. Desain piston yang memiliki gesekan minim ke dinding liner sehingga pemakaian part awet. Sparepart ringan untuk mereduksi berat momen inersia. Kita sih kurang paham banyak tentang moto GP, tapi kagum jika membaca-baca perkembangan teknologinya hihihi.. GO MARQUEZ!!! Halah…

Conrod tiger dengan panjang 105 mm berbanding stroke FU 48.8 mm ketemu 2.15 : 1 , bila dibandingkan standardnya yang 102.5mm atau rod/stroke ratio 2.1 : 1 kelihatannya cuma selisih dikit tapi nanti dilihat efeknya di peak power ^_^.  Bila sebelumnya kita juga pernah modifikasi FU 166cc dengan power 22dk di 10,000 rpm, bisa dilihat di artikel Korek Harian FU 166cc.  Top puncak piston cbr perlu dibubut dimodif jenong +- 1 mm serta dibentuk ulang relief nya agar ketemu deck height yang aman untuk harian.

Porting area seating klep

Porting area seating klep

Area porting kita hanya fokus pada bowl area, dibawah seating ini kita buat selebar 22mm inlet dan 19mm out. Arah porting juga ada tips nih , didapat dari M.Yusron – bengkel Alifka , caranya korban aja salah satu klep untuk dipotong batangnya dan dimasukkan ke dalam bushing klep , sehingga lebar radius porting di sekitaran bosh klep seragam dan arahnya sesuai flow derajat sudut klep. Kali ini semoga dengan kapasitas mesin yang hanya 155cc tenaganya mendekati yang bore up, dengan mengandalkan puncak RPM lebih tinggi.

image

Hasilnya, Alhamdulillah meski berbekal kompresi 11,2 : 1 dan  torsi mesin tidak sampai 14n/m tapi tenaganya bisa melonjak hingga 21dk di 12,000 rpm.  Hal ini bisa terjadi meski durasi noken as tergolong kecil, hanya bermain di durasi 230 derajat dengan lsa 103. Ruang bakar cukup di suplai oleh karburator pe28 mm keihin, dengan jetting pj 60 , mj 128 serta percikan busi di nyalakan oleh cdi BRT di 39 derajat sebelum TMA. Cara setting pengapian ini bisa dipelajari dari tips yang saya beri di maniak motor , bisa klik disini.   Ayo- semangat belajar!! Bandingkan dengan bebek-bebek lain yang modif 150cc mungkin hanya dikisaran 13 – 17dk.

hasil dyno peak @12000 rpm

hasil dyno peak @12000 rpm

dial mesin fu

semua asisten rat harus bisa dial cam

Istimewanya peak power mesin ini kuat digeber hingga 13,000 rpm lebih 😀 Coba bayangkan bila karburator diganti PJ 34mm, torsi dan tenaga bertambah jadi 24dk secara instan. Belum bila kompresi dinaikkan dan porting dibesarkan lagi dan limiter dibuka sampai 15,000 rpm, karena dengan stroke standard mesin fu sebenarnya kuat digeber hingga segitu- karena piston speed nya pun masih di 4800 fpm. Kalau pengen ngitung bisa buka link berikut .Jadi ngiler kalo dibuat mesin 155cc tune up.  Hmmm…. Apapun itu , yang penting…

Tuner cantik RAT Motorsport hehehe

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Bengkel Tuning bersahabat ^_^

Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5292a36b  / 5afc92ee