Posts Tagged ‘dynotest’


Alhamdulillah 

Dapat saudara baru dari Sidoarjo, mr.G – spot eh .. Mr.G saja, hehe .. Rider cb150r penyuka topspeed dan adu kebut 1200m ini sudah menyoba keliling ke garasi garasi lain buat korek motornya namun belum mendapat hasil yang optimal malah ngelitik iya karena kompresi dan asupan bahan bakar tak berjodoh hehehe. Akhirnya toh ke rumah RAT juga, hehehe akhirnya ya murmerceng juga. 

Bore up malu malu

Bedah jantung cb150r ini langsung di replace dengan piston kit 61mm dan liner baru untuk menghantam ruang bakar dengan perbandingan 11,5 : 1 cocok dengan pertamax. Dinamakan bore up malu malu karena ga selisih jauh dari standard. Ya karena titik paling aman adalah ketika kita tidak memaksakan over spec dengan dana yang ada. Penampang piston yang baru ini dianggap masih mampu menerima asupan dari diameter payung klep standard. 

Porting langsung dibenahi ulang, klep di back cut dan three angle valve seat modification. Supaya pasokan udara lebih deras box filter dilepas supaya makin legaaaahh.. Special cam pilihan kita di instal dengan durasi 260 dengan lc 110 , lift dipacu hingga 8,8mm supaya memberi keberuntungan hehehe 
Peran Knalpot dan Ecu

Basic tuning ini wajib ganti ecu dan knalpot supaya kompresi ruang bakar tidak kekeringan serta sisa pembakaran ga mbulet aja di dapur pacu, alias lebih plong. Finishing ekstra didapat dari penataan ulang Ecu Juken 3 sesuai sensor yang terbaca di dyno hasil perbandingan udara dan bahan bakar mesin. Yang penting afr tertata rapih di 13:1 , power pun mengikut hingga ke 25dk 🙂 mantap!!! 

Enak, simple , namun bertenaga ? Hayuk siapa yang mau sonic, cbr nya ikutan? Atau riset yang lebih hehhee 

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT ! JALIN PERSAUDARAAN TIAP HARI

  • Rat Motorsport Sidoarjo
  • Jl. Bypass juanda baru no 17
  • Sedati, sidoarjo
  • Jawa timur 
  • 085645577007 
  • Wa : 081232809454
  • Pin : 2345147E  

Iklan

Alhamdulillah, 

Datang jauh dari semarang , jawa tengah, kotanya maestro dragbike eko chodox idola kita semua hehehe. Mr. S memboyong vixionnya yang udah kemebul, karena pistonnya letih untuk sekalian di korek mesinnya di RAT Motorsport, sidoarjo. Apa saja yang kita tata ulang? 

Otak Pembakaran 

Bersama Ardiansyah, siswa didik dari lampung,  fokus ubahan diarahkan ke ruang bakar. Block standard dilengserkan , dan diganti dengan block cylinder baru dengan piston 62mm. Dengan perhitungan luas penampang yang baru , tentu kita bisa membesarkan luasan katup. 

Rumusnya, 0.35 x diameter piston. Klik, masuk kalkulator, keluar hasilnya 21,7mm sekalian kita bulatkan 22mm. Exhaust valve dikalikan 85%, ketemu 19mm. Sudah jodohnya ukuran segitu. Langsung kita proses head nya, dan kita intip inspirasi dari head roadrace milik pak haji sandy agung pemilik snd racing. Hihihi… Lihat dibawah ini desain head kita mirip, haha maksa ya,  satu cnc yang satu kerajinan tangan 🙂

Yup setidaknya mendekati lah, arah sudut dan flow kita juga benar. Kuncian flow tetap di area sekitar klep. Sudut dudukan klep juga kita desain berbeda antara masuk dan buang. Desain porting “hi velocity” adalah kunci titik titik porting sudah dimengerti oleh siswa RAT hehehe… Tujuannya arah dan menghilangkan hambatan. Karena aliran udara lebih banyak tak terpatok dalam ukuran milimter, melainkan kecepatan, karenanya sigmat digital dan kaliper digital bukan acuan ahahahhaha 

Tumben kenapa kita pakai albronze, soalnya pemilik motornya juga istimewa dalam berjuang bersama mencari pundi pundi tenaga.Hasilnya apa pakai bahan albronze, kalau di foto di instagram keren hahahha meskipun nantinya kepasang ga keliatan. Rahasia kecantikan dari dalam cieeeehhh.. 

THE DIRRIGENT

Pengatur irama tenaga mesin dipahat dengan indah di durasi 250 derajat in dan 252 derajat  ex dengan Lc 106. Lift cam dihajar hingga 8,4mm dirasa cukup untuk menguasai medan touring. Meski lift ga lebih dari 9mm, pir klep tetap kita ganti pakai swedia. Jaga jaga supaya kalo di limiter 12rb ga cepet lelah, meskipun kami tahu pir klep standard mampu. 

Kenapa ga pakai durasi lebih besar ? Hehehe karena ga jaman. Durasi terlalu besar kadang justru bikin mesin out perform, karena kevakuman mesin menurun drastis. Kata graham bell, itu namanya Overcam, karena kamunya terlalu bersemangat dalam modif. Hehehhe… 

Ya kalau belajar mesin injeksi enak, kudu tertip ukuran. Apalagi kompresi kita cuma patok di angka 11,5 : 1 , yang didapat dengan cara melebarkan kubah ke sisi samping diameter piston. Fungsinya jelas supaya kalo digas ga bakal ngelitik. Tenaga merata ngisi terus, kata pemiliknya lho.. Kalo kata kita harusnya bore up 65mm biar jadi 30dk sekalian hehe

Putaran atasnya gimana terusan? Yup, throtle body kita reamer, karena kalo beli racing lumayan daripada lumanyun hehehe. Setelah reamer mentok, kita install velocity stack!! Ga percaya velocity stack ngefek ? Nihh.. Di roadrace aja nge bantu hehehe


ECU Tuning 

Yup kita memilih Daytona pro Ecu lebih dari yang lain, pertama nama besar Daytona, minim error karena risetnya di jepang sono pasti haik la ya. Kedua pastinya adalah user interface yang sangat baik, baik tampilan tabel diagram , tampilan 2D, grafik 3D maupun pointer titik-titik mana yang kita rubah. Fitur seting lengkap, fuel base map, ignition timing, acceleration, deceleration, injektor timing dan segala fitur set up lain yang mendukung kemudahan tuner dalam men seting Ecu sesuai kapasitas mesin. Finisihing pada Ecu bisa memberi ekstra 2-3 dk, terlebih ke bahagia an tuner bila ke stabilan performa otak ecu dalam mengkomputerisasi data secara cepat dan dapat diandalkan.

How we Tune? Yup, mr. Purnomo bagio selalu mematok performance tuning ecu diatas dynobench lengkap dengan sensor Afr yang menera perbandingan udara v bahan bakar. Tinggal atur map sesuai target afr terhadap performa yang diinginkan. Setelah tenaga tergapai. , finishing sedikit di jalan menyesuaikan riding style sang pemilik. Enak… Ga bau bensin pula di tangan.

Sang siswa , sementara berlatih main remote pake E-Map dulu hehehe biar ga mumet ndase 😁 nek aku yo malah mumet lha hasil tenaganya selisih ama yg pake laptop, selisihe ya lumayan 😄

Ah.. Yang penting ketika diambil sang pemilik sudah bilang mantab Jiwa !! Hehehe .. Dan aman dipakai turing sidoarjo balik ke jawa tengah. Jossss.. Tapi 2x bertarung masih kalah dengan GL herex hahaha.. Ya meskipun joki yang naik Gl juga kecil. Curang curang wkwkw

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT ! JALIN PERSAUDARAAN TIAP HARI

  • Rat Motorsport Sidoarjo
  • Jl. Bypass juanda baru no 17
  • Sedati, sidoarjo
  • Jawa timur 
  • 085645577007 
  • Wa : 081232809454
  • Pin : 2345147E  // 2B3DE851

Edit


Alhamdulillah, 

Berkenalan dengan honda kuntul rider satu ini emang gila experimentasi, mr.P inisial namanya, tapi jangan mikir yang engga-engga hehehe Bersyukur diberi media untuk berkarya dengan honda karisma yang sudah dimodifikasi body nya sesuai menjadi classic Bebek honda di era 70 an. Supaya ga minder dengan hadirnya hyperunderbone honda sonic , mesinnya langsung minta di oprek ke garasi RAT motorsport, sidoarjo. Biar gantian sonic rider yang nangis di geber sama motor tua, berkarat lagi hahahha  yang penting Satu hati! 

BLUEPRINTED ENGINE

Dibantu siswa kecil dari lumajang, Viga, belah total mesin menjadi agenda utama, crankcase dibelah dan kruk as di stroke up and balancing. Modal langkah 61mm menjadikannya raja torsi yang siap diajak turing nantinya. Viga tentu sudah ga asing dengan mesin suprax125 karena sebelumnya juga turut membantu project hsx bore up.

Tak berhenti disitu, cylinder block diisi dengan piston CBR 150 menjadikan kapasitas mesinnya 200cc lebih. Wiiiikkkk… Ga takut untuk turing. Lah scorpio yang 225cc aja gpp kan buat keliling indonesia hehehe. Terpenting kompresi ditata , dengan rasio 10.5 : 1 insyaAllah kondisi mesin tetap stabil diajak jalan kemana-mana. 

NEW HEAD DESIGN

Perubahan frontal pada head , dengan desain terbaru kita merubah kubah dan diameter katup menjadi seukuran honda tiger. Tepatnya 31/27 dengan batang klep 5mm. Pir klep digamit type swedia, tentunya supaya tahan di rpm tinggi. 

Porting dibesarkan hingga 26mm pada intake, dan 25mm untuk outletnya. Sengaja tidak besar supaya tidak ada lemot ketika menggamit final gear berat nantinya. Karburatornya yang dipacu. Keihin pe28 dengan pilot jet 48 / 122 menyembur deras melalui intake Snd.

Profil cam

Lobe cam standar pabrikan tidak memuaskan hati, menjadikannya harus dipapas 1mm untuk menaikkan lift nya. Ingat, kalau belajar bikin cam jangan gunungannya guys yang digerus hehehe pada bagian base circle. Atau kalau cara gampang belajar ya pesan cam ke kita, tinggal diamati , ditiru, dikembangkan. Hehehe… 

Meski motor tua, kita ga mbeda-bedain, di dial itu wajib hehehe… Demi kepuasan batin aja. Motor ini juga ga takut sama dynotest, terbukti semburan tenaga 24dk keluar dari roda belakang motor ini , speed pada gigi 3 nya sudah 140kpj kalau pake gir belakang 32, tapi untuk kota-kota kita pakai gir belakang 36 biar lincah. Kampas kopling standar digamit pir kopling smash, penting ngga selip beres.

Aman untuk test turing ke wali songo dan test kejar kejaran dengan ninja 250 membuat mr.P ingin suntik ulang motornya. Tentu dengan cam kerbau dan cdi programable, tunggu saja kelanjutannya karena kondisi sekarang ini masih mengandalkan cdi standard. Wahh.. Apapun.. 

TETAP SEHAT , TETAP SEMANGAT. BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI. 

  • RAT MOTORSPORT INDONESIA
  • RAYA BYPASS JUANDA NO 17 
  • SEDATI – SIDOARJO
  • 085645577007
  • Pin : 2345147E / 53AAC505
  • Insta : ratmotorsby


Alhamdulillah, 

Semakin asyik dalam menekuni mesin ber pasokan bahan bakar elektronik. Kali ini media nya adalah motor kawasaki Ninja 250 Fi ( fuel injection ) , mesin sport dua silinder satu ini memang dikenal kurang galak ketika dalam kondisi standard. So, ini ada jurus ampuh dalam membuka kesaktian ruang bakar sang Ninja biar bisa berlari kencang.

Pelepasan gas buang

Pemilian knalpot tidak bisa sembarangan karena mesin dua silinder ini memerlukan harmoni gas yang keluar supaya tak saling berdesakan. Apalagi kondisi standarnya piping pada header terlalu kecil, mencekik bro… Ga bisa teriak, cuma mendesah hehehe… Kurang asyik. 

So header di custom dengan inlet diametre pipe 26mm, diteruskan colector dan piping custom. Muffler menirukan desain yoshimura japan, apalagi ditambah action lapisan carbon wah jadi semakin mboys. Knalpot yang bisa dipesan ini secara instan memberi extra tenaga 6-7dk yang melonjakkan tenaga standardnya 25dk menjadi 32dk. 

PORTING POLISHED HEAD

Ekstra 3 – 4 dk diperloh dari porting cylinder head. Tidak asal porting lho. Disini kita re cutter dudukan klep nya. Alias ditata ulang valve seat angle yang 45 derajat di tipisin dilanjut 60 derajat dan 75 derajat hingga mendekati daging porting. Modifikasi back cut 30 derajat pada klep in dilakukan untuk menambah flow meski tidak memodifikasi camshaft. Setelan klep standard bawain pabrik. 

Porting hanya dirapikan pada bowl area intake, sedangkan bagian luar tak disentuh. Pada porting exhaust hanya dihaluskan saja dan di polished.

Fine Tuning



Finishing tuning ingatlah seandainya kamu memang suka seting dan detail. Gantilah stand alone ecu langsung , jangan piggyback. Karena bagaimanapun tetap ada keterbatasan dalam tuning dan pemrosesan data,sebab kinerja piggyback masih menumpang pada ecu asli. Fitur yang ada pun seringkali sangat minim, utamanya hanya mengatur asupan bahan bakar saat open throtle. Tidak ada fitur accelerator, deceleration, injector timing, dan banyak fitur engine set up pada pro ecu.

 Apalagi jika kalian sudah terbiasa tuning diatas dyno dan berpatokan pada AFR. Maka ketelitian dan ukuran menjadi penting dalam membenahi kurva torsi maupun tenaga. 

Berhubung motor ini hanya mengandalkan piggyback maka ekstra 2-3dk lagi sudah istimewa meski kurva tenaga yang dihasilkan kurang disuka ada lemotnya karena derajat pengapian pun masih standard. 

Tapi apapun harus…

Tetap Sehat ! Tetap Semangat ! Biar bisa modifikasi tiap hari. 



Alhamdulillah, 

Dapet saudara gila riset mesin asal bontang yang sedang kuliah di malang ini sungguh menyenangkan. Awal datang dahulu ya emang seperti newbie lain modif yang dilakukan pada yamaha jupiter mx nya cuma berani bore up pake block vixion. Makin lama kenal dunia engine  tuning makin tahu asyiknya make barang yang jos. Hasilnya ya pasti gandos.. JOS Gandos kwkwkwk 

Kita lewati tahap riset pake block vixion nya dulu, karena modifan yang ini katanya beda jauh dari gigi 1 sampe 5 ngisi terus. Iya jelas karena grafik dyno juga menunjukkan tenaga di putaran atasnya merata ngga jatuh hingga 12,000 rpm. Yup, nafas seperti ini bisa didapat atas sumbangsih camshaft UMA. Tentu ga asal pasang, ada beberapa penyesuaian dilakukan.

PENATAAN KOMPRESI DAN HEAD PORTING

Karena piston vixion dilengserkan, maka liner block diganti dengan sleeve milik kawasaki blitz joy, kemudian di overbore supaya muat piston 57mm kawahara. Terukur celah ring kompresi ada di 0,15mm mantap. Top piston kawahara yang tinggi diturunkan sesuai ukuran standar vixion, kemudian diberi extra dome 2mm. Dari konstruksi yang ditata ipul, siswa dari bangka belitung ini didapat kompresi 11,7 : 1 cocok minum pertamax turbo.

Head porting dibikin simple aja, rubahan terbanyak pada seating in yang dirubah dengan kombinasi three angle valve job, alias dijadikan 45, 60, 75 derajat. Kemudian klep in di back cut. Oleh ipul Bowl area porting dileburkan, kemudian menyelaraskan hingga pada pertemuan intake dengan cara menghaluskan kulit jeruknya. Modifikasi porting simple tapi mengena ini biasanya membantu peak power ke putatan atas di riset mesin balap kita. Semoga saja hasilnya mantap juga buat harian. 

Dialing camshat & follower

Oke dibelikan cam Uma oleh sang pemilik motor kita juga jadi ikut seneng, bisa belajar juga profil cam dan nanti mengetahui karakternya. Apalagi uma memberikan data spec cam nya lengkap jadi kita tinggal dial ulang sesuai spesifikasi yang diberi. Oya cam yang di instal ini sebenarnya untuk set up block 65mm dan head klep besar oleh karena lifter dan durasinya besar. Maka dari itu pir klep racing ikut di install supaya ga ad gejala floating di rpm tinggi.

Tiga Pilar

Karburator dipilih pe28mm biar ada penyeimbang keuangan hehehe.. Karbu sejuta umat pahe ini lumayan jos. Di set up dengan jetting 45 dan main jet 118 menjadikannya rata pada perbandingan afr di kisaran 13 : 1. Cdi juga penting, pemicu api ini menutupi kelemotan cam durasi besar pada putaran bawah. Api yang besar dan derajat lebih advance dari rextor adjustable membuat bentakan gas tidak ada mbegok nya. Finishing knalpot stainless cld roadrace dipilih untuk menyemburkan tenaga sebesar 21 dk. Wow mantap!!! Tak rugi di dyno ampe lembur hingga jam 7 malam ditungguin sama yang punya hihihi..

Jadi pengen nih bikin mx king atau vixion tanpa bore up tenaga gede juga hihihi.. Yang penting

Tetap Sehat , Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari.

  • Rat Motorsport Sidoarjo
  • Jl. Bypass juanda baru no 17
  • Sedati, sidoarjo
  • Jawa timur 
  • 085645577007 / 081232809454
  • Pin : 5F88F965 / 2BF2C63D