Posts Tagged ‘cylinder head’


Porting kepala silinder adalah proses modifikasi jalur masuk dan buang pada mesin untuk menaikkan kualitas dan jumlah aliran udara ke ruang bakar. Silinder head produksi pabrik biasanya kurang optimal dalam desain dan proses cetak. Porting lebih pada merapihkan detail, mengurangi halangan, memperbaiki arah agar efisiensi meningkat. Bahkan pada balap porting dapat lebih dikhususkan untuk menimbulkan karakter tenaga terbesar sesuai dengan kompetisi yang diikuti di sirkuit. 

  • RAT MOTORSPORT INDONESIA 
  • Raya bypass juanda no 17
  • Sedati – Sidoarjo
  • Call us 085645577007
  • Pin : 2B3DE851
  • Wa : 081231171955

Iklan

Alhamdulillah ,

75595_4286743378335_2145957563_n

284310_4257951898566_827417193_n

Sujud membumi kepada Allah SWT, telah melimpahkan Rahmat dan Rizky-Nya kepada bengkel sederhana kami. Masih terpercaya menjadi referensi tempat korek mesin Bajaj Pulsar. Selain paket instan porting polished kepala silinder dan modifikasi noken as yang bisa sehari jadi, project yang memakan belasan hari kerja dan ketekunan seperti ini lebih kami sukai… Riset, berpikir, mengembangkan… perjalanan kami mencari ilmu, makin ternyata mendekatkan kita pada Allah. Menelaah masa lalu perjuangan saat meriset motor di garasi rumah, di kenalkan oleh mas Hanggono, dan teman-teman prides jaman awal… betapa telah banyak pengalaman – manis – pahit dalam riset maksimum mesin pulsar. Hingga kami bisa berada seperti saat ini, dan ingin terus maju di masa depan.

Kali ini adalah Pulsar Mr. B dari kota Gresik, menempuh ratusan kilometer demi me-opname motor nya di bengkel RAT motorsport , Sidoarjo. Tak tanggung-tanggung dia menginginkan kreasi seperti anak muda balap liar jaman sekaran, mesin tampak luar kudu standard , nol paking alumunium. Maka aplikasi stang pendek + piston tipis harus dicari.

Tanpa basa-basi mesin dibelah, kruk as dimodifikasi dengan menggeser big pen sejauh 3 mm, sementara coneccting rod dilengserkan dengan milik yamaha scorpio , dipilih karena diameter big pen sama – dan tangkai sedikit pendek dibanding pulsar. Instalasi big pen scorpio ini perlu pembubutan agar centerline lubang oli ke stang ketemu seperti asal. Setelah itu kruk as di selaras dan setimbangkan ulang sampai zero. Keuntungannya rod to stroke ratio rendah adalah torque curve akan memuncak di rpm yang lebih rendah, pastinya lebih enak buat harian berboncengan maupun sendiri. Ingin lebih dalam belajar desain perbandingan stroke terhadap stang piston, bisa klik disini!

Kelar mengobrak-abrik kruk as, maka jantung silinder dilengkapi dengan piston yamaha scorpio pula. Praktis selain modifikasi liner, pembubutan piston wajib dilakukan, terutama pengaturan deck clearances. Atap piston dipangkas 1,5 mm, coakan klep diperdalam 2mm mencegah tumburan klep dengan piston. Reduksi bobot piston juga dilakukan dengan modifikasi pembubutan di bawah dan samping piston.

Dari awal komposisi inilah persilangan inilah menghasilkan jantung dapur pacu 240cc. Supaya mesin ga berantakan, kompresi wajib di tera ulang. Volume ruang bakar disuntik burete hingga diketahui volume standard di 28cc. Pengaturan atap piston flat, dan pemapasan cylinder head 0.8 milimeter, dikejar agar ruang bakar menyempit jadi 25 cc. Dikomparasi dengan volume dapur pacu, didapat perbandingan kompresi 10,6 : 1 . Kompresi segitu masih aman, motor jadi enak banget dipakainya. Bahan bakar ngga rewel, cukup premium udah bisa Gas Pol.

Short rod secara teoritis emang perlu kepala silinder yang lebih istimewa memasukkan bahan bakar. Untungnya Motor india ini memiliki basic istimewa, utamanya intek kotak yang besar dan lega, lubang buang optimal D-Shaped, Klep dengan stem 4.5mm, termasuk paling eksotis , dibanding motor rival, kalajengking 6mm, macan 5.5mm. Ga takut bengkok ? Di sinilah keistimewaannya, stem ringan namun kuat. Lagipula , selama klep tidak bertubrukan dengan atap piston, meski stem sekecil klep CBR pun, tidak akan bengkok.

Ubahan porting extra besar ,samping kiri kanan bushing dilebarkan sebagai ganti penghalangan oleh daging bos klep, dijadikan sebesar 34mm Porting out disamping dijadikan 29mm . Seating klep di reamer hingga in seukuran 29mm , ex 25mm. Sehingga flow dibawah klep menjadi lebih lega. Yang aneh dari modifikasi kita adalah memperkecil daun klep, dari standar nya 31 mm intake , dijadikan 30,5 mm, sedangkan yang out dijadikan 26,5 mm. Hehehe… Tujuannya ? supaya pada saat overlapping klep tidak saling berbenturan, karena noken as dikejar dengan profil gemuk, pantat dan pinggan nok digerus sampai mepet batang as. Pir klep tetap mengandalkan kekenyalan standarnya saja masih mampu melayani hingga 10,000 RPM.

Penyalur daya wajib ganti, dipercayakan pada kampas kopling Scorpio, dan pir kopling smash. Pir kopling smash dianggap sakti di dunia balap, fu 200cc bisa pake, jupiter z 200cc juga pake. jadi ga perlu khawatir masalah kehandalan. Kekenyalannya luar biasa enak, ditekan tidak berat- tapi balik nya, mak cetosss… hehehe…

Hasil yang saat ini jika dikombinasikan dengan pelepas gas buang standar, tenaga tertahan pada 18 dk di roda belakang, namun ketika knalpot diganti model free flow, keberingasan mesin mulai terbaca di hampir 23 dk. Short Rod memang tidak seberapa bagus memompa gas sisa pembakaran, oleh karena itu sistem pembuangan yang lebih bagus sangat diperlukan. Lain halnya dengan setang piston panjang, meski knalpot nahan, pompaan piston melepas gas buang akan lebih membantu di putaran tinggi.

Untuk setingan karburator masih mempercayakan pengabut keihin pe28mm, mengandalkan pilot jet #50, jarum skep milik honda megapro, main jet #120. Ubahan karburator ini disinyalir mampu menambah 1 tenaga kuda.

Otak pengapian mengacu pada standar dirasa cukup untuk mengawal mesin hingga ke batas di 10,000 rpm. Saat di banyuwangi motor , gas pol terus hingga ber kali-kali running tetap aman. Ubahan durasi cam dengan melakukan perapatan klep buang terakhir mampu menembus tenaga 24,5 dk, torsi 23nm, Gokil juga! Yang penting…

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT

RAYA BYPASS JUANDA N0. 1

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 28a08677

mail : dragswega201@yahoo.com


head mx dibelah

setelah diwelding dan rubah derajat

dibentuk ulang porting dan papas noken as nya

Finishing… tinggal di seting πŸ™‚ gas gas gas

READY FOR ORDER

CYLINDER HEAD BIG VALVE YAMAHA JUPITER MX

Valve size :: 22/19 :: 23/20 :: 24/21 :: 25/22 :: 26/23:: 28/24 :: 30/25

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 1

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

Bbm pin 28a08677 / 2824fef0

dragswega201@yahoo.com


Porting head Satria F150

Alhamdulillah,

Bersyukur masih bisa diberi kesempatan untuk terus berbagi cerita dengan kawan-kawan semua, disela kesibukan bengkel yang semakin padat berisiΒ  ( hahahha… awas jangan mikir ngeres :p ), dikejar-kejar deadline, akhirnya kami dapat membagi sedikit ilmu dan kesempatan yang diberikan oleh ALLAH Swt kepada kami dalam hal modifikasi mesin, hehehe… kalau tentang fatwa rokok mah kita belum ada waktu untuk menelaah :p

Kiks RAT pusing liat beginian πŸ™‚

Di awal tahun 2010 ini, kami awali dengan membuka sedikit rahasia korekan dahsyat suzuki Satria F 150, berbekal kemampuan yang dimiliki mas wawan dalam membidani mobil balap drag saya dulu, tentu bukan hal yang sukar memahami kinerja mesin berbasic dua noken as dalam satu kepala silinder atau terkenal dengan istilah DOHC. Apalagi selama ini, spesialisasi kami dalam menangani mesin 4 klep, seperti yamaha Jupiter MX tidak pernah berhenti dalam belajar, riset, dan inovasi. InsyaALLAH, korekan simple ini akan sangat mengena.

Head racing satria F150

Fokus tetap pada modifikasi sektor otak tenaga motor 4 ketuk, yaitu pada desain kepala silinder, noken as, konfigurasi katup, jalur pemasukan dan pembuangan bahan-bakar, serta perbandingan kompresi. Katub standard yang berdimensi 22 milimeter pada inlet dan 19 milimeter pada outlet, pastinya langsung kita lengserkan, lha wong MX aja biasanya pake katub Satria F bahkan spec 2010 mengadopsi katub yang lebih besar lagi, masak satria F pake katub standardnya, lha nanti kalau ditengah jalan disalip MX dikiranya Sulapan, trus setengah percaya ga percaya hehehehhe πŸ˜€

dial cam satria F

dialing cam satria F150

Sebenarnya apa kurang besar sih katub standard FU? Untuk desain motor standard itu sudah lebih dari cukup. Dengan dimensi piston berdiameter 62mm, katub inlet fu yang berdiameter 22mm itu kalau di konversi menjadi single valve aslinya sudah sebesar 31mm. HAH?! Gede banget..?! Ga percaya? mari kita hitung, luasan area tiap katub Fu senilai 380 mm persegi, didapat dari perkalian konstatanta Phi dengan kuadran jari-jari katub. Hasil itu dikalikan jumlah katub yang sebanyak 2 biji, didapat 760 mm persegi. Nah luasan ini akan kita pakai untuk mencari diameter katub jika Fu itu memaki single valve saja, maka 760 dibagi konstanta 3,1416, hasilnya kemudian di akar kuadrat untuk mencari jari-jari katub bayangan. Ketemu hasil akhirnya = 15,55mm itu jari-jari katubnya. Nah kalau diameternya berarti ya 31mm toh. Bandingkan dengan tiger yang memiliki piston 63.5mm dengan katub inlet 31.5, fu memiliki bore to valve ratio lebih besar dibanding tiger. Tapi itu kan untuk ukuran standard…

Suzuki satria F 150

Kalau modifikasi ya langsung saja benamkan klep 24/21mm ke kepala silinder Satria F, untuk mengimbangi silinder yang dijejali piston SCORPIO. Ukuran itu sudah cukup pas seperti bawaan Scorpio yang berdiameter klep inlet 34mm. Torsi lebih besar, disokong dari kapastitas torak silinder yang membeludak 8mm. Nafas mesin disokong dari dimensi katub lebih besar, alhasil bisa dibentuk ulang geometri porting yang lebih luas.

Bore UP Suzuki Satria

Ditambah angkatan noken as setinggi hampir 8milimeter. Untuk mendesain noken as satria F150 ini, kita pun meriset alat bubut noken as yang baru, selain buka-buka lagi buku noken as, ngerpek hehehehe… Alat yang baruΒ  dengan fitur pengunci durasi, memaksimalkan kepresisian kinerja cam, sehingga antar 1 lobe cam dengan lobe yang lain dapat ketemu titik phasing yang sama serta profil cam serupa. Dengan adanya pengunci durasi ini kita jadi lebih mudah membikin kem, tinggal tetapkan patokan yang dimau, nyalain mesin kem, tinggal merem juga jadi deh hehehehehe…

Belajar tiada henti…

Mesin bubut cam terbaru, lebih stabil, lebih presisi

Venturi karburator agar dapat mensupplay nafas tenaga mesin minimum 28 milimeter dengan sistem bukaan skep langsung bereaksi terhadap kabel gas, tidak seperti karburator bawaan motor yang lemot… heheheheh ga sporty banget.

Kemudian bagaimana mensiasati bentuk porting satria F150 yang cenderung oval? Jangan pusing, lha wong porting Bajaj pulsar yang bentuk kotak aja kita bisa pecahkan solusinya, apalagi ini… yeekkkk guaya… langsung ditimpuk sandal dah kalok belagu πŸ˜€

Pada jaman dahulu kala, saat berguru di padepokan silat, sang suhu racing mengajarkan ilmu konversi geometri oval ke dalam bentuk bulat. yaitu panjang +Β  tinggi, dikali 50 %. Waktu itu saya ga percaya eh disuruh nyopot karburator motor jupiter saya, disuruh ngukurin, trus suruh bongkar n bersihin karburator sekalian, lalu ukur diameter tabung skep jupiter, eh lah kok sama dengan rumusnya… nemu nang di wong iki rumus koyo ngene, apes deh kena dikerjain suruh bersih2 karburator gara2 ga percaya wkwkwkkw πŸ˜€ Ya sementara ini pake rumus itu dulu sampai nanti saya temukan rumus yang lebih presisi pake sin cos tangen , kalok makin rumit kan kayaknya lebih keren gitu hehehehe…

Porting head satria F150

Akhirnya dengan patokan itu, mas wawan langsung saya komando untuk melebarkan porting satira f sepanjang 30 milimeter dengan tinggi sebesar 26 milimeter. Didapat hasil konversi porting sebesar 28 milimeter, ya cukupan lah untuk mengatur gas speed dan velocity satria F yang rendah karena langkah nya pendek. kalau portingnya kebesaran justru bisa-bisa motor jadi boyo n ngos-ngos an… Gawat tuh.

Sama halnyaΒ  dalam porting exhaust suzuki satria 120 R, kalau exhaust port ketinggian, durasi terlalu besar, rasio kompresi dinamis rendah otomatis motor loyo, kecuali squish pada silinder head dipadatkan dan minta bahan-bakar oktan tinggi baru mau, ya tapi kan ga cocok kalau buat harian…

Satria 120 R

Eh kok jadi bahasin 2 tak ya ehehhehe… tapi seru juga kok modif suzuki satria 2 tak, jadi inget masa SMA dengan desain knalpot 3V3, plus dibenamkan piston dari motor sport RGR 150cc… karburator SP 28mm, biuuuhhhhhh… ngeri! Tapi menyangkut masalah knalpot suzuki 2 tak ini, dari dulu, jika tukang knalpot ente mau berkata jujur, pasti bilang susah menemukan setelan yang pas, apalagi jika basic korekan mengandalkan knalpot standard meski silincer sudah dibenami pipa 20 milimeter. Namun dengan perhitungan yang ada, paling tidak kita bisa membuat desain yang ideal untuk karakter mesin tertentu. Tinggal ketelatenan mekanik lah yang menentukan hasil akhir setingan.

Blok satria 120 R

Tuning Blok Suzuki Satria

Kalau ini porting untuk karburator gede πŸ˜€

Lanjut ke satria baja hitam kita, selesai desain mesin, kita cari aksesoris pelengkap pembangkit tenaga, otak pengapian kita percayakan REXTOR untuk menyelaraskan kurva dengan laptop. Kemudian gas buang kita belanjakan dari produk CMS, lekukan dan dimensi pipanya menarik hati, meski 20 lembaran uang merah harus dikorbankan pemilik motor untuk meminang knalpot istimewa ini. PERFECTO DE ITALIANO πŸ™‚ Keren modis gaul dan bisa dibuat balap… ya Satria F150.

Leher pipa knalpot CMS

Tetap Sehat – Tetap Semangat – Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

R.A.T MOTORSPORT

Raya Bypass Juanda No. 1, SIDOARJO

contact us : 085645577007



Wuakakakkaa… ni judul emang kontroversial yah πŸ™‚ Gak kok, kita ga lagi nge-modifikasi motor HD, cuma pengen nulis hal lucu aja saat kita dapet mandat dari Mr.R from Jakarta yang tiba-tiba nongol di rumah bengkel kita untuk dibuatkan Cylinder Head Jupiter Z. Alhamdulillah bengkel nyumpil gini ya kok bos niat cari-cari alamat hehehehe.. Thank you bos. Modifikasi head standard R.A.T yang terpenting sesuai kebutuhan, berhubung si bos juga masih ingin JJS dengan motornya maka kita ga buat se-ekstrem head drag biasanya, tapi head cylinder yang kita buat untuk RAT riders dimana aj tetep selalu istimewa dan personalized. Keputusan menanam Cylinder head dengan klep 27/23 Daytona Racing berawal dari musyawarah nasional dengan pemilik, sebenernya sih Mr.R pengen dipasang head klep 28/24, berhubung rencana ke depan cuma pakai piston KAZE itulah kenapa kita kecilkan payung klep nya, diameter piston Kaze max. cuma 55mm (itupun kalo dapet yang ov.200) untuk jaga-jaga besok minim kudu dipasang piston 54mm ya bos supaya manteb. Squish kita buat 9 derajat, jadi besok derajat piston kudu ngikutin ya bos… Spec camshaft kita buat 310 derajat di setelan klep sekian (lupa catatannya sudah kukasihkan ke Mr.R) heehhee…

Diolah dari bahan alami Yamaha Genuine Part

Diolah dari bahan alami Yamaha Genuine Part

Bahan Baku dipastikan dalam kondisi segar dan masih virgin

Bahan Baku dipastikan dalam kondisi segar dan masih virgin

Hanya bagi yang serius mencintai performa tinggi

Hanya bagi yang serius mencintai performa tinggi

Special ordernya porting klep inlet dan exhaust, minta dipolish supaya semut kepleset, hmmm… sebenernya ni porting bukan ideal kita, takutnya bukan semut yang kepleset tapi malah gajah, wakakakakaka menurut teori bidang yang licin justru sulit untuk memecah molekul bahan-bakar yang masuk ke cylinder head πŸ™‚ tapi siapa tahu dengan model porting ini bisa maknyusssssss… lagipula yang order ini engineer Harley Davidson lho… masa mekanik ndeso n katrok mau ngeyel sama mekanik amerika… ^_^ Wakakkakaka…

Measuring Cylinder Head

Measuring Cylinder Head

Begin Porting

Begin Porting

Gaya Yang Aneh...

Gaya Yang Aneh...

Nah disini saya kagetnya waktu dateng pertama kali ke rumah bengkel kita dia naik Honda Megapro, lha kok jum’at pagi seperti ada suara gemuruh di kejauhan seakan-akan ada badai topan datang, weladalah… mak glodak! Kok Harley Davidson markir di depan bengkel, mati nak! Moso mau tune up…?! Piye iki πŸ™‚ hhehehe… Sempat gugup juga, ini orang mau tanya jalan atau gimana? Lealah yang turun lha kok ternyata seorang kawan kita yg dari jakarta kemarin itu. Bikin heboh. Kontan deh, kita langsung mengagumi American Bike satu ini, ckckkcc.. nunggu di kontrak sponsor Petronas kali ya baru bisa beli HD, tapi kata H.Wawan mah mending beli mobil Katana atau apa gitu biar enak ga keujanan ga kepanasan… tapi orang yang mampu beli HD kan pasti enteng beli mobil ya… Hahahahaha dasar katrok, buat menghayal punya HD ae ga wani πŸ˜›

Akhirnya kita cuma minta distarter sekali lagi engine nya, dan alamak… suaranya kaya truk… ngeri tenan camshaftnya.. ckckkcck… mesin segede gajah gitu katanya cuma disokong dua buah klep, piston segede hampir 10 centi. makanya suaranya Gabruk-gabruk…

Yang Normal Service di R.A.T

Yang Normal Service di R.A.T

Yang gak normal dateng ke bengkel hehehhe...

Yang ga Normal dateng ke R.A.T

Mesinnya anget kalo ketempel di Paha

Mesinnya anget kalo ketempel di Paha

Ny tipe HD yang udah sedikit dimodifikasi, standardnya dibekali V-Twin Engine dengan displacement 800 CC, modifikasi pada exhaust system free flow, dan Breather KIT dari merk elang opo gitu… lali aku rek. Kok ga ada barang AHRS ya di motor ini?? Kayanya perlu tuh.. Atau knalpot Harley Davidson by Ahau Motor… Hmmm… bos-bos yang punya HD pada mau gak ya pasangnya… πŸ™‚ Dibekali sistem pengkabutan bahan-bakar dengan sistem ejakulasi eh.. injeksi. Ckckkckc.. keren-keren. Sistem camshaft nya dengan pushrod, jadi di cylinder head kosong tidak ada camshaftnya, tapi noken as berada di block cylinder… Hayo piye nge-top ne sekere? Untungnya kok kalo service motor ini gak perlu setel celah klep… enake… jadi jealous… T_T

Tau ga kalo service di Bengkel resmi HD tuh tarifnya per-Jam, dan setiap jam kena charge 35 USD alias 450 ribu rupiah untuk satu kali tune up. Manteb tenan mak…!!! Kapan ya R.A.T bikin tarif per jam, kok kaya sewa Playstation hehehehe ^_^ padahal kita bikin porting 1 cylinder head aja makan ber-jam -jam, diukur dulu standardnya pake caliper gauge, dikalkulasi dengan memakai Karce pasti untung, halah… lalu diporting sedikit-demi sedikit, di measure terus-menerus sampai ketemu ukuran ideal porting sesuai yang dimau. Pokoknya kalo diitung kita nge-porting sambil nyanyi-nyanyi bisa habis 2 album deh Huahahahha…

We make it special for you, that’s why different order make different price, seperti head cylinder racing Jupiter Z milik bos kita satu ini kan nantinya dipakai Karburator RX-King, jadi ya porting menyesuaikan klep dan karbu itu. Buat jarak trek 800 meter… Beres bis.. eh bos! πŸ™‚ Belum lagi special order nya porting minta dipoles, jangan kuatir bos, ini porting bukan lagi di poles tapi di hard chrome , ente minta 1 we give you 10 πŸ™‚

Porting custom Exhasut Jupiter Z by R.A.T

Porting custom Exhasut Jupiter Z by R.A.T

9 degree squish

9 degree squish

inlet port standard

inlet port standard

Disokong piston kompresi tinggi seperti ini bakal mantab

Disokong piston kompresi tinggi seperti ini bakal mantab

Apa yang kita bangun adalah bukan sekedar mesin kencang, tapi juga persahabatan… brotherhood… or something. We glad to know the person, not just making a high performance engine… πŸ™‚ Yes we glad to know you bro. Oiya bos kalo ada motor HD yang mau port-polish kasih kabar ya, ente yang bongkar pasang kita yang port-polish.. [cari ceperan bareng Mode : ON] wkkwkwkwkw… ^_^

Pokoknya tetep sehat, tetep semangat biar bisa modif mesin tiap hari πŸ™‚

Glad to know you brother

R.A.T motorsport –rumah untuk semua rider–

visit us @ desa Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru – Sidoarjo

085645577007