GL Max Herex , Andalkan Stroke up Naik 9mm dan Dial Cam bertenaga 28,4 dk untuk turing

Posted: 23 Februari 2017 in modifikasi mesin
Tag:, , , , , , , ,

Alhamdulillah,

Di tangan dingin mas Fikri “Aceng”, salah satu engineer RAT MOTORSPORT sidoarjo pecinta Motor Honda GL-Series , motor tua ini dirajut pelan pelan penuh ketelatenan. Spec awal motor cuma diganti kruk as megapro, piston megapro, head megapro set ternyata tak memuaskan hasrat lelaki. Maklum di dyno powernya mentok 15dk, itu ya rasanya cuma kena tanggung terus, ga bakal bisa Klimaks broooh :D:D:D

Rekonstruksi 

Kruk as langsung diberi jamu kuat supaya lebih panjang, big end digeser 9mm, connecting rod tetap pakai standard. Ga cuma panjang, ototnya pun dibuat kekar, ditambal daging, dibalance ulang. Kalau sudah tambah panjang dan berotot tentu nyodok ke lubang nya makin greget to bro. Lubang silinder maksudnya #tapigak 😂😂

Batang kruk as besar kalau pucuk piston mu kecil itu rasanya ya gimana. Langsung dimekarkan menggunakan piston CBR 150 oversize 2.50mm. Kenapa piston cbr ? 

  1.  Bobot pistonnya ringan, desain dinding pistonnya istimewa minim gesekan, ga lucu kan lagi gerak maju mundur kenceng trus lengket di liner hehe
  2. Ring piston 0.8mm dan oil ring tipis, gesekan ring tipis membuat dia lebih tahan untuk rpm tinggi. 
  3. Murah, dibanding piston forged beda harganya kan kejauhan ya coeg kwkwkw. katanya kalau ga murmerceng ga cinta. Murah meriah ngaaa.. Eh kenceng 😁

Pengaya Tenaga

Yup beda antara cam yg di dial dengan tanpa di dial pada dyno bisa selisih 2-3dk, dengan dial cam profil bisa dibentuk harmonis lekuk lekuknya. Tinggi cam dibuat 9mm agar asupan udara segar masuk banyak ke silinder. Overlap cukup di angka 1.8mm yang penting pembilasan ruang bakar bersih. Durasi ? Motor turing sih cukup main di 260 derajat dengan lsa 110. Tapi pelatuk roller vroh, lebih adem suaranya, mendesah desah manis, kalo berisik kan bikin ilfeel heheh.. 

 Kenapa durasi kecil? Kalau durasimu terlalu lama, pir klep cepat lelah, semua part yang bergerak mengikuti cam juga pasti cepat lelah, itu satu. Resiko valve float alias ngambang di putaran tinggi juga bahaya. Terus Puncak tenaga nya terlalu bergeser ke atas dan terkorbankan putaran bawah menengah. Kan enak di buka sitik gas nya langsung Ahh.. Eh jossss!!! 

Lantas bisa dapat tenaga atas nya ? 

Porting di desain special brother, dengan velocity tinggi. Sumbernya dari me-cutter ulang valve seat dengan multi angle. Tak lupa punggung klep di back cut. Klep tetap mengandalkan standard megapro. Oke porting menganut hi velocity, lantas cfm nya dari mana? Tenaga kan tetap dari cfm. Ya dari lift tinggi tadi dan karburator pe 28 pun masih direamer menjadi 31mm. Teriaaakk Legaaaaa hingga 11,000 rpm dengan kombinasi jet 52 / 128.

Penyalur daya

Knalpot customize , membuat plong torsi 24nm , meski kompresi sebenernya relatif rendah 10:1. Tapi tetep lebih baik kalo knalpot ga nahan, perlu didesain ulang lubang nya sesuai cam yang ada biar marem melek.. Eh. 

Draft gir menggunakan megapro standard, pick up pengapian sepanjang 22mm dengan lepas 10mm menggunakan cdi tiger, untuk mendapatkan stateran yang tidak nendang balik. Final gir 15/37 membuat motor cukup adil lah enak diajak jalan di perkotaan, nafas juga cukup panjang untuk luar kota. Yang pasti untuk mengajak sang kekasih ke vila di tretes bisa laahhh… Ngapain?? Ya bakar jagung hehehehe , mau tau aja. Haahaha

Tetap Sehat – Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari 

RAT MOTORSPORT INDONESIA 

  • Raya bypass juanda no 17 
  • Sedati-Sidoarjo
  • Jawa timur
  • 085645577007
  • Pin bbm : 53AAC505
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s