Alhamdulillah,

holili seting @ SDC

holili seting @ SDC

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai salah seorang diantara kamu yang melakukan pekerjaan dengan itqon (tekun, rapi dan teliti).” (HR. al-Baihaki) Hal itu sangat kami usahakan untuk dipelajari dalam keseharian kinerja kita. Karena meski ber-status mekanik kita akan lebih berwibawa bila melakukan kerja kita dengan terukur, rapi dan teliti, bukan begitu sahabat? Mungkin memang terkesan agak lambat kinerjanya, tapi apa daya memang kemampuan manusia terbatas. Tapi dari situ pula kami bisa menjalin silaturahmi dengan banyak kawan yang berjiwa sama dan mencintai riset mesin.

hasil dyno rxz

hasil dyno rxz

Salah satunya adalah mr.B, komandan Surabaya Drag Comunity , itu lho panitia latihan bersama drag bike / drag race yang dibuka untuk umum sebagai wadah agar teman-teman tidak lari ke negatif seperti balap liar. Korbannya adalah motor RXZ beliau, meski bertahun tua namun tidak mau kalah dengan Ninja bisiknya. Tapi tetap bisa dipakai harian… ^_^  Berbekal beberapa ilmu modif rx king dan pembelajaran modif mesin ninja yang kemaren dan bismillah, kita melangkah dengan percaya diri.

kabar dari sang pemilik motor

kabar dari sang pemilik motor

Mesin langsung dibongkar total, kruk as di center n balance hingga zero, kemudian crankcase di poles sampai indah, Cling cling cling seperti kaca… hahaha.. lebay. Bearing Kruk as selalu always dipilih menggunakan yang terbaik, pake bearing hi-speed supaya kuat bergasing di RPM tinggi. Bagian transmisi tidak diutek-utek, tetap dibiarkan standard, toh hanya dipakai turing. Kampas kopling dan pir kopling langsung dipilih pakai product TDR racing dipercaya untuk mencengkeram torsi lebih kuat daripada kampas dan pir orisinil. Lebih keset bro…  :p

membran rxz modif

membran rxz modif

Piston langsung mengandalkan RX-KING supaya ketularan rx-king sukhoi kita itu lho, hehehe.. Kapasitas mesin melonjak mendekati 150cc, bahan piston cukup pakai yamaha genuine part saja, ga usah daytona toh bukan buat balap dan pemakaian kompresi relatif rendah. Setelah block cylinder dipoles, porting mulai dihajar… Tinggi lubang exhaust dinaikkan hingga jarak ke bibir blok 27mm didapat dari rumus 50% stroke mesinnya. Diimbangi dengan pelebaran exhaust menjadi sebanyak 39mm , atau sekitar 65% dari diameter seher. Diharapkan nantinya bisa bekerja baik di putaran atas dan tidak kalah dengan sistem SUPER KIPS yang dimiliki ninja 🙂 Membran hanya dimodif dengan dibelikan petal baru standard ori, sedangkan bekasnya dipotong sebagai ganjal supaya ngga floating saat digeber di RPM tinggi. Hehehe… ini murmerceng nya. Kalau mau lebih galak ya pake VFORCE carbon pak 😀 Duitnya juga galak lho pak … hehehe..

porting blok rxz

porting blok rxz

Ketemu tinggi exhaust maka kop langsung diusung ke meja bubut untuk menselaraskan kompresi jalan / bahasa inggrisnya dynamic compresion rasio, yaitu kompresi yang terjadi setelah semua lubang tertutup piston. Dipapas habis sebanyak 2mm dan dibentuk ulang squish derajat 11 dengan lebar 6mm. Total diameter squish 58mm, jadi kubah berada di diameter 46mm. Volume cylinder kop ketemu 13,5 cc, ditambah lagi paking kop diberi 2 lapis, tentunya sudah dilebarkan diameter tengahnya ya… paking blok bawah tetap seperti standard 1 lembar. Kompresi kalau dihitung ketemu di kisaran 12 , cocok untuk minum pertamax. Aman dipakai harian… bahkan premium pun masih mumpuni, dengan perbandingan bahan bakar dan oli 1 liter : 30 cc.

pangkasan kop rxz

pangkasan kop rxz

Dikawal magnit standard bubut serta CDI standard, diperkirakan cukup sanggup membakar suplai bahan-bakar dari karburator PE28 milik NSR SP. Pengawal gas buang memakai knalpot produksi La-Vida. Setelah testing on road mampu ngangkat-ngangkat motornya dengan gir 13 depan dan belakang 44, maka dengan percaya diri membopong motor ini ke meja dynotest.  Alhamdulillah dengan susunan jeting #pj 50, dan #mj 150 ketemu tenaga 32,6dk di 12,750 rpm. Mesin ini baru menyalak mulai RPM 7,000 ke atas, dibawah itu powernya lembut alias biasa saja enak buat pacaran hehehe… tapi ketika di gas pol, akselerasinya ngeri – ke puncak tenaga hanya membutuhkan waktu 2 detikan, pas di oper pun drop rpm nya pas di area puncak torsi. Terbukti meski dengan rangka standard- dan ban gambot, timer di 201 meter saat di test di SDC menggunakan lampu dan sensor sistem kejurnas drag bike, ketemu timer 8,6 detik finish hanya menggunakan gigi 4… sempat juga waktu jump start ketemu timer bersih motor 8,4 detik 😀 Wah bahagia sekali bisa membuat mr.B puas, seandainya diganti shock belakang, ban , seting gir dan nata handle kopling serta pebalap yang asyik, bukan tak mungkin nembus kepala 8 kecil lagi.

Piston rxking di RXZ

Piston rxking di RXZ

Apapun itu, yang terpenting…

Tetap Sehat!! Tetap Semangat!! Supaya bisa Modifikasi mesin Tiap Hari!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda no.17
Sidoarjo – Jawa Timur
085645577007
Pin : 264aca8d / 2768b1d5
Dragswega201@gmail.com
Fb : R.A.T Motorsport Indonesia
Ig : Ratmotorsby

Iklan
Komentar
  1. karanggayam berkata:

    sahabat pecinta Rxz,..mau tanya-tanya ni.? aku punya motor rxz yang sudah di korek tapi masih blum puas seandainya balance di lepas pengaruh pada mesinya apa ya mas-mas ? minta pencerahanya

  2. Rico berkata:

    Q mw tanya,,? cara korek silinder ukurannya brpa mm/cm, & bgmna cra korek pengapian pd magnet,& juga ukuran membran standar’a brpa mm/cm.kusus utuk mtor rk king & f 1.

  3. didi berkata:

    Saya juga punya rxz. Pengapian n magnet saya pake original rxking n cdi racing Brt RXking. Dengan karbu pe 28. Catatan waktu tembus 7,5 detik. Di ukur pake sensor waktu. Motor masih pake lampu. Dengan magnet rxking power yang didapat pada hasil dyno muntah di36 hp pada 11.500 rpm. No piston rxking, no stroke up.

  4. abc berkata:

    wah time nya koq cuma segitu…faktor joki mungkin ya…paling nggak 7,gede…maksimal 8 kecil masuk itu…

  5. dwikusriyanto berkata:

    joss…
    om aku add pin nya ya buat klo konsultasi boleh ga?

  6. hendiemansuherman berkata:

    Wadaowwwww

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s