Sains dibalik desain Noken As… (1)

Posted: 4 Februari 2009 in MESIN DAN BALAP

Beberapa dari kita, memahami cara noken as terasa seperti kehidupan pernikahan – kita memahami konsepnya tetapi sulit secara pasti bagaimana membuatnya bekerja sesuai kehendak kita. Sebagai contoh, mengapa durasi noken as selalu diukur dalam derajat kruk as? Dan kenapa kita mengukur durasi setelah lift noken asΒ  1mm? Apa hubungan derajat pemisah antar puncak noken as (Lobe Separation Angle –LSA) dengan performa yang dihasilkan mesin? Dan kenapa memajukan bukaan noken as lebih menguntungkan Torsi di putaran bawah?

Sains dibalik desain sebuah noken as sudah berkembang jauh mengikuti perkembangan dunia balap, oleh karenanya sebagai seorang Tuner kita harus memahami spesifikasi mesin dari pabrikan dan mengapa mereka mendesain camshaft sebegitu rupa. Sehingga nantinya kita mampu mengetahui spesifikasi cam yang tepat untuk paket mesin tertentu. Ilmu pengetahuan lah yang mengontrol setiap bagian dari desain camshaft mu, serta pemahaman mengapa bentuk noken as yang berbeda akan bekerja sangat baik sesuai yang kamu inginkan.

DESAIN LOBE (bubungan noken as)

Suatu bubungan dari sebuah cam, untuk tiap klep, memiliki banyak variable. Cam lobe bukan hanya mengatur lift dan kapan membuka atau menutup, tapi juga speed, akselerasi, overlap, dan bahkan sanggup mengontrol seberapa banyak tekanan kompresi di ruang bakar yang diatur dari kecepatan noken as. Beberapa bagian dari desain lobe sebuah cam sangat penting diperhatikan untuk memperoleh ini semua.

BASE CIRCLE (Lingkar Dasar) adalah istilah untuk sisi berlawanan dari bubungan noken as. Ketika rocker arm menempel pada base circle cam, klep seharusnya tetap tertutup. Ukuran dari Base circle mempengaruhi lift cam. Semakin kecil base circle memungkinkan lift lebih tinggi, tapi hal ini juga rawan menjadikan noken as β€œlentur” dan timing menjadi melompat.

RAMPS adalah bagian dari lobe dimana lifter bergerak naik atau berakhir menutup. Setiap lobe memiliki dua area Ramp, opening dan closing. Pada racing camshaft, bentuk kurva area ramp, memiliki kecepatan dan akselerasi tinggi.

Bentuk lobe yang asimetris berarti memiliki kurva opening dan closing ramp yang tidak sama. Bertujuan memaksimalkan kecepatan klep dan kontrol, rocker arm diangkat dengan cara berbeda dengan proses menutupnya. Contoh, dalam aplikasi balap, umumnya akselerasi klep dibuka secepat mungkin, tapi kecepatan bukaan klep dilambatkan secara drastis saat mendekati puncak lift untuk mencegah Floating. Sedangkan pada sisi menutup, klep harus diturunkan dengan lembut untuk menjaga daya tahan daun klep. Cam dengan desain asimetris memungkinkan hal ini.

NOSE adalah area dimana klep terbuka secara penuh. Titik tertinggi lift disebut Lobe Centerline (Garis tengah lobe). Intake centerline diukur pada derajat kruk As setelah Titik Mati Atas (TMA) piston. Exhaust centerline ditunjukan oleh angka derajat posisi kruk As sebelum TMA. Kebetulan, posisi noken as selalu diukur dengan durasi relativitas derajat Kruk As karena ini semua menggambarkan dimana posisi piston serta siklus apa piston sedang bekerja (Hisap, Kompresi, Tenaga, atau Buang) inilah patokan awal desain cam.

LOBE LIFT adalah angka tinggi noken as mampu mengangkat rocker arm. Ini tidak sama dengan angkatan klep, karena rocker arm adalah pengungkin yang memiliki rasio tertentu mengatur bukaan klep. Lobe lift diukur dari diameter pada centerline dikurangi base circle.

Iklan
Komentar
  1. Sam berkata:

    jd kl pas d BASE CIRCLE hrs tau dunk titik maks lenturan noken….wah jd pengin nie tau lbh jauh mslh noken…asik ketok e…
    Oh noken2 jan mrai gendeng..hahahaha πŸ˜€

  2. wiwith berkata:

    mas,kalo saya pngen bgt bisa tau tentang mesin 4t mas..
    Trutama tentang noken as sma rocker armnya mas..

    Tp saya udah baca dari buku ke buku koq ga masuk ke otak ea mas..

    Pngen bongkar motor,masih takut2..

    Gymana ea mas,kasih solusinya dong mas…
    Kan saya calon penerus jiwa2 balap d tangerang..

  3. dim's berkata:

    mas mnta ilmu ny dkit dong…..

    πŸ˜‰

    knpa noken as yg brdurasi bsar bkin kompresi msin mlah trun?

    mtur nuwun massss……..

  4. yana liem berkata:

    mbah,saya yana liem racer cv.lilies rt.mbah, saya minta tolong.saya pengen mengerti setting motor untuk mempermudah pekerjaan saya.saya blajar sendiri membongkar head.dan akhirnya saya mengerti sedikit2.tetapi stelah memperhtikan gmbar diagram kem dan saya bandingkan dengan di mesin kok berbeda.saya bingung dgn arah putarnya.kalo d gmbr kan searah jrm jam,ttpi knapa di mesin arah putar kruk as ke depan atau berlawanan dgn arah jarum jam.saya mohon dijelaskan diagram durasi kem beserta gambarnya.nanti saya ksi hadiah deh.

    • ratspeed berkata:

      Modul kurusus cam bisa didapatkan via email mas , coba aja hubungi 085645577007 hanya saja tidak gratis mas πŸ™‚ Hanya bagi yang serius saja hehee…

  5. nicko berkata:

    klo lbih tinggi klep ex pengaruhnya apa mbah??
    begitu juga sebaliknya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s